RSUD Lahat ‘Menyerah’

 1,145 total views,  2 views today

kanker

Terkait Pengobatan Rena Asisa si Pengidap Kanker Payudara

LAHAT KS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat agaknya kualahan mengobati pasien bernama Rena Asisa Ibunda dari Meli siswi SMA N 1 Lahat. Apalagi penyakit yang diidap wanita berumur 45 tahun ini tidak bisa lagi diatasi pihak rumah sakit khususnya bidang zel bedah sehingga dia dirujuk untuk berobat kembali ke RSMH Palembang.

“Usai dirujuk dan singgah di RSMH Palembang, bukannya Rena dirawat dengan baik malah dibiarkan terkapar di rumah sakit tersebut dengan alasan kamar sudah tidak ada lagi,” demikian kata Tike Wulandari, kawan sekolah Meli, Kamis (7/2).

Kata Tike, dirinya bersama temannya sangat prihatin dengan keadaan ibu dari temannya tersebut. Sebab, saat dirawat di rumah sakit, kondisi Rena sangat memburuk, di mana tangan sebelah kanannya kurus tinggal tulang dan tangan sebelah kirinya membengkak.

“Kami sangat prihatin, tapi ya kami juga tidak bisa berbuat apa-apa, setelah dirawat di RSMH dan dirawat kembali di RSUD Lahat selama empat hari, Ibu rena dirujuk ke Palembang lagi padahal sebelum balik kelahat dio lah disano, tapi saat dirujuk dan sampai di sano hingga kini masih terkapar,” Tike menyesalkan.

Untuk itu, Tike bersama temannya berharap ada pihak yang bisa memberikan solusi kepada keluarga temannya tersebut agar tidak terkapar lagi.

“Kami dak katek chanel ke sano, kalo kakak biso nolong, tolonglah kawan kami itu lewat wartawan teman kakak yang ada di Palembang, kami jugo bingung nak minta tolong dengan siapo lagi?,” pinta Tike kepada wartawan Kabar Sumatera.

Terpisah piket UGD RSUD lahat, tidak bisa memberikan penjelasaan kepada wartawan, mengenai apa alasan rumah sakit memberikan surat rujuk ke RSMH palembang.

“Kami idak biso ngomong apo-apo masalah ini, sebab kami bukan yang menanganinyo dan dio masuk kesini idak lewat ugd, kalau mau terang langsung ke zel bedah,” kata salah satu perawat piket yang tidak mau disebutkan namanya.

Disamping itu Kabid pelayanan RSUD Lahat melalui kasi pelayanan mengatakan, dirinya belum tahu mengenai rena pengidap penyakit kanker payudara, sehingga dirinya tidak bisa memberikan stateman apapun.

“Kalau dia itu sudah dirujuk, berarti RSUD lahat sudah tidak sanggup lagi merawat dia, itu saja,” kata Kasi Pelayanan yang tidak mau menyebutkan namanya dengan singkat.

Penelusuran Kabar Sumatera pun terus berlanjut ke sel bedah tempat Rena dirawat selama empat hari guna mengetahui kondisi Rena terkini.

Namun usai dikunjungi di rumah dinas milik dr Rajab dokter yang mengobati Rena pintunya tertutup rapat seperti tidak menerima tamu.

 

TEKS         : JUMRA ZEFRI

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster