Rhido Yahya Blusukan ke Rumah Warga

 388 total views,  2 views today

Walikota berphot dengan Ibu Saidul Malaya

Walikota berphot dengan Ibu Saidul Malaya

  • Sekaligus Wujudkan Program Bedah Rumah

PRABUMULIH KS-Sungguh sangat mulia program kerja yang diwujudkan Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, selain menggelontorkan program pengentasan kemiskinan adanya program bedah rumah warga yang sangat membutuhkan.

Bukti nyatanya adalah ketika Ridho Yahya bersama wakilnya Ardiansyah Fikri melakukan kegiatan blusukan ke rumah-rumah warga yang layak di bedah program ini juga berkat kerjasama Pemerintahan Kota Prabumulih bersama BAZDA Prabumulih.

Lewat blusukan Rhido Yahya ini spontan membuat banyak warga merasa terharu dan tersentuh hatinya karena kepala daerahnya turun langsung ke lapangan. Begitu seriusnya Rhido Yahya terhadap program bedah rumah itu.

“Jika satu bulan rumah warga di bedah menjadi empat unit dengan biaya dari BAZDA, maka ada 48 unit rumah per tahun. Nah, kalau 5 tahun tentunya akan ada rumah bedah sebanyak 240 unit. Dan, itu belum lagi yang dibiayai APBD Prabumulih. Insya Allah  ke depannya tak ada lagi rumah yang tidak layak huni,” demikian ungkap Rhido Yahya.

Kata Ridho Yahya, selama kepemimpinannya semua rumah warga yang tidak layak huni siap di bedah.

“Dana infaq yang kita kumpulkan dari PNS di Kota Prabumulih akan digunakan untuk membedah rumah tersebut. Untuk membedah rumah dalam lima tahun ini kurang lebih Rp 1 miliar. Juga, untuk menambah dana bedah rumah, kita akan gunakan APBD,” ucapnya

Selama blusukan ke setiap kecamatan, Rhido Yahya selalu memeroleh surprise dari warga yang rumahnya di bedah. Misalnya, Nyonya Saidul Malaya, warga yang matanya rabun (buta) yang mana ia nampaknya tidak bisa menyembunyikan keterharuannya begitu mendengar rumahnya akan dibedah. Seketika pula Saidul Malaya langsung memeluk Rhido Yahya hingga meneteskan air mata.

Ada pula Tamir, Ketua RT yang rumahnya benar-benar tidak layak huni. Walau begitu, Tamir tidak mempersoalkan rumahnya apakah di bedah. Dan, yang penting katanya warganya yang harus didahulukan, tapi karena keadaan rumahnya tak layak huni lagi.

Gayungpun bersambut. Rhido Yahya pun langsung memerintahkan agar didahulukan rumah ketua RT untuk di bedah, karena seorang ketua RT adalah tempat warga untuk mengadu dan mengurus segala sesuatunya ditingkat paling bawah. Dan, Tamir akhirnya tak bisa mengelak lagi usai mendengar perintah Wali Kota Prabumulih itu.

“Mudah-mudahan orang yang menyumbang untuk membedah rumah saya ini diberikan rahmat oleh Allah SWT,” itulah doa Tamir.  ( ADV )





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster