Hewan Ternak Liar Dilelang

 394 total views,  2 views today

Hewan ternak dibiarkan berkeliaran hingga kebadan jalan

Ilustrasi Hewan ternak dibiarkan berkeliaran hingga kebadan jalan

PAGARALAM KS-Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kota Pagaralam Nomor 09 tahun 2004 tentang larangan melepaskan hewan ternak berkaki empat tampaknya belum begitu maksimal. Mengingat sejauh ini kerap dijumpai hewan peliharaan berkaki empat banyak berkeliaran ditepi jalan, bahkan sudah banyak masuk kedalam kota.

Kendati demikian, sejauh ini hal itu dinilai begitu  menggangu kenyamanan dan membahayakan penguna jalan saat melintas dijalur tersebut. Adapun hewan ternak jenis kambing dan sapi bebas berkeliaran itu kerap dijumpai di kawasan  Dusun Pagar Jaya, Kecamatan Pagaralam Selatan, Dusun Talang Sawah, Pematang Bangau hingga Tanjung Aro, Kecamatan Pagaralam Utara.

Pandi, warga Talang Sawah mengemukakan, hewan ternak warga bebas

berkeliaran disejumlah tempat sangat menggangu kenyamanan pengguna jalan, termasuk menyebabkan lingkungan sekitar kurang bersih akibat banyak dipenuhi kotoran hewan ternak. Selain itu, termasuk pula kerap merusak lahan perkebunan milik  warga.

“Kondisi itu dinilai sangat menggangu dan menguranggi kenyamanan bagi pengguna jalan saat melintas di jalur tersebut. Termasuk pula kondisi yang ada kerap merusak tanaman mulai dari pohon kopi, coklat, sayur mayor. Sehingga pohon tersebut menjadi kerdil bahkan  mati,” jelasnya, Kamis (6/2).

Hal senada dikemukakan Endang, warga Pematang Bangau. Ia mengatakan,jika diamati ada beberapa lokasi yang kerap dijumpai hewan ternak kaki empat bebas berkeliaran, mulai dari kawasan jalan Gunung, jalan SMP Negeri 2 Pagaralam, Talang Sawah, hingga Kawasan Tanjung Aro dan daerah lainnya.

“Hewan ternak bebas berkeliaran ini bukan hanya menganggu ketertiban saja, tetapi termasuk pula merusak perkebunan dan lading milik warga setempat,”  kata Endang seraya berujar bila sudah begini, bias dikatakan adanya perda yang melarang hewan ternak kaki empat berkeliaran belum maksimal penerapannya.

Sementara itu, Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pagaralam, Drs Bhakti Nadjamudin menegaskan, bahwa pihaknya sejauh ini  telah menerima laporan terkait adanya hewan ternak milik warga bebas berkeliaran hingga masuk ke dalam kota. Meski begitu, Sat Pol PP akan segera melakukan penertiban agar pemilik hewan ternak tidak kembali membiarkan hewan peliharannya bebas berkeliaran dijalan.

“Sebetulnya memang ada saksi bagi warga dengan sengaja melepas hewan ternak diluar kandang atau dibiarkan berkeliaran pada siang maupun malam hari,”  katanya seraya berujar mulai saat ini bila masih ditemukan hewan ternak kaki empat bebas berkeliaran, pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan tegas.

Bhakti menambahkan, jika hewan ternak yang terjaring petugas melampaui masa tenggang waktu waktu selama 14 hari tidak diambil, selanjutnya dinyatakan ketentuan kadarluasa atau hewan tersebut disita untuk dilelang.

TEKS        : ANTONI STEFEN

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster