Gembong Curanmor Dibekuk

 594 total views,  2 views today

Tampak 7 sepeda motor hasil curanmor dan dua tersangka berhasil diamankan di Mapolres Muaraenim.

Tampak 7 sepeda motor hasil curanmor dan dua tersangka berhasil diamankan di Mapolres Muaraenim.

-Sita 7 Motor di 10 TKP-

MUARA ENIM | KS-Resedivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan kekerasan (curas) berhasil dibekuk Tim Gabungan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim), pimpinan AKP Eryadi Yuswanto SH MH, Sat Res Narkoba dan Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Megang AKP Jon Sahibi ditempat berbeda.

Selain membekuk dua tersangka, turut disita 7 unit sepeda motor hasil kejahatannya.

Tersangkanya, Yudawi (24) Bin M. Dai, warga Dusun 8 Kelurahan Muaraenim Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim (mantan residivis kasus curas dan curanmor), Teguh Juliansyah Bin Yanto, Gunung Megang (26) warga Dusun 3 Desa Muara Lawai Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim.

Barang bukti yang disita, sepeda motor dari tersangka 3 unit (yamaha jupiter, yamaha vega dan suzuki) dari rumah Kowok 480 (DPO) warga desa Lubuk Mumpo Gunung Megang 3 unit (yamaha vixion, honda supra, yamaha vega) dan 1 unit sepeda motor Honda Supra yang dipakai tersangka Yudawi, BG 4330 OG.

Dari catatan kepolisian aksi tersangka berdasarkan, LP / b-749 /12/2013/sumsel/res ma enim tgl 11 des  2013, kasus curas korban Haryoko Bin Azhari (18) warga Dusun 2 Desa Suban Jeriji Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muaraenim.

Sepeda motor yang dicuri yakni, 1 unit motor yamaha bison BG 3552 ON warna abu. Kemudian, 2 kali curas dan 8 kali curanmor diwilayah Muaraenim (terdata 2 LP di Polsek Gunung Megang dan 1 di Polres). Aksi tersangka tak hanya di Muaraenim saja, dari pengakuannya, pernah melakukan aksi di wilayah Kabupaten Lahat.

Polres dan Polsek hingga saat ini masih mendata LP lainnya yang terkait keterlibatan kejahatan tersangka.

Penangakapan tersangka Yudawi, Rabu (5/2) sekitar pukul 18.30 WIB, di terminal Regional Muaraenim, diduga tersangka pada saat itu sedang mengincar targetnya. Lalu, petugas melakukan penggeledahan di rumah Yudawi, ternyata ditemukan barang bukti 3 unit sepeda motor. Petugas kemudian mengorek keterangan darinya, hingga didapati lagi tersangka lain yakni, Teguh.

Malam itu juga, petugas melakukan pengejaran untuk tersangka Teguh, usaha petugas membuahkan hasil, sekitar pukul 20.00 WIB, berhasil menangkap Teguh, di daerah Tungkal. Dari pengakuan keduanya, kalau sepeda motor tersebut dijual kepada salah seorang penadahnya, Kowok warga Lubuk Mumpo.

Sampai tengah malam Tim Gabungan menelusuri keberadaan Kowok, namun upaya untuk menangkapnya tidak membuahkan hasil, diduga keberadaan petugas membekuknya telah terendus sehingga Kowok telah melarikan diri. Namun, petugas tidak pulang dengan tangan hampa, sebab, di tempat Kowok ditemukan barang bukti sepeda motor sebanyak 3 unit lagi.
Dari pengakuan, Yudawi, aksi kejahatan yang dilakukan menyebabkan dia pernah dipenjara selama 1,5 tahun di Lapas Muaraenim pada 2012 silam. “Pernah dipenjara pak, selama 1,5 tahun, kasus curas,” tutur Yudawi.

Dirinya tidak menyangkal, saat beraksi menggunakan senjata api rakitan. “Senpi ini aku gunakan untuk mengancam korban, kalau korban melawan, aku tembak,” kata Yudawi dihadapan petugas dan wartawan.

Sementara itu, Kapolres Muaraenim AKBP Mohamad Aris melalui Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto didampingi Kanit Pidum, Iptu Acep Yuli Sahara dan Kanit Pidsus, Iptu Herly yang ditemui di Polres Muaraenim, Kamis (6/2) mengakui, kalau kedua tersangka merupakan komplotan curanmor yang meresahakn di wilayah Muaraenim.

“Kalau melihat, aksinya cukup berpengalamaan, sebab tidak hanya Muaraenim, tapi Lahat juga. Bahkan, LP yang kita perkirakan sedikitnya 10 TKP. Tersangka, bisa kita sebut, Gembong Curanmor,” tegas Eryadi.

Menurutnya, modus tersangka yakni merampas sepeda motor korban. Dalam melakukan aksinya, Yudawi dan Juliansyah, kerap menggunakan senjata api rakitan (senpira) namun senjata api tersebut dari pengakuan keduanya, adalah diduga milik Kowok.

“BB yang kita sita ada 7 sepeda motor. Kita himbau kepada warga yang merasa kehilangan sepeda motor, bisa ke Polres Muaraenim untuk melapor. Lalu, kita akan cocokan nomor mesin maupun nomor rangkanya motornya dengan surat kendaraannya,” ungkap Eryadi.

 

Teks         : SISWANTO

Editor     : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster