Bupati Tantang KTNA Kembangkan Singkong Gajah

 322 total views,  2 views today

Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar pose bersama pengurus KTNA Kabupaten Muaraenim 2014 - 2019.

Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar pose bersama pengurus KTNA Kabupaten Muaraenim 2014 – 2019.

MUARA ENIM, KS – Bupati Muaraenim,  H Muzakir Sai Sohar menantang Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Muaraenim, untuk mengembangkan singkong gajah di lahan seluas 15 hektar miliknya.

Tantangan ini diberikan Muzakir, terkait dengan upaya menggiatkan  diversifikasi pangan dan gizi yang dilakukan KTNA berupa penanaman singkong gajah. “Saya ada lahan seluas 15 hektar di Kecamatan Kelekar. Saya tantang pengurus dan anggota KTNA Muaraenim, untuk dapat mengembangkan singkong gajah di lahan tersebut,” kata Muzakir saat melantik pengurus KTNA Kabupaten Muaraenim periode 2014-2019 di Gedung Lima Putri, Kamis (6/2).

Ia kata Muzakir, sangat mendorong pengembangan tanaman singkong gajah. Ia siap membantu sepenuhnya dalam hal pendanaan, sehingga usaha ini semakin maju dan berkembang.

Nanti keuntungan dari usaha ini sebutnya, bisa dibelikan motor untuk masing-masing pengurus KTNA kecamatan. Bahkan, jika masih ada sisanya sebut Muzakir, bisa dibelikan kendaraan operasional untuk pengurus KTNA Kabupaten Muaraenim.

“Saya tunggu jawaban dari pengurus KTNA Muaraenim, untuk menerima tantangan saya. Pengurus dan anggota KTNA Muaraenim,  adalah tokoh-tokoh petani sukses dibidangnya, saya harapkan bisa memberikan contoh kepada petani lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua KTNA Sumatera Selatan, Basjir BA, dalam sambutannya mengatakan ada dua tugas penting yang sedang dilakukan oleh KTNA. Pertama dalam rangka menghadapi ketahanan pangan di Sumsel, KTNA menggiatkan diversifikasi pangan dan gizi antara lain penanaman sinkong gajah.

“Untuk penanaman singkong gajah, kita baru melakukan pembibitan. Oleh karena itu, kita saat berharap adanya sponsor agar usaha penanaman ini maju dan berkembang. Dalam satu pohon singkong gajah, bisa menghasilkan 50 kilogram. Usaha ini, telah dimulai di Ogan Ilir, OKU dan Banyuasin,” terangnya.

Sumsel tambah Basjir, merupakan pemasok pangan terbesar di Indoneisa. Sumsel menyuplai pangan ke Bangka Belitung, Bengkulu dan Lampung. Lalu, tugas yang kedua, dalam rangka meningkatkan produksi daging. Maka, pihaknya akan mengirim pelatihan bagi anggota KTNA pada Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XIV tahun 2014.

“Kegiatan dan program yang dilakukan oleh KTNA Muaraenim, merupakan swadaya sendiri dengan dukungan BP4K Muaraenim. Oleh karena itu, semua program dan kegiatan harus di sosilisasikan kepada bupati,” tukasnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster