1.899 Guru Terima Tunjang Sertifikasi

 80 total views,  3 views today

sertivikasi

KAYUAGUNG I KS – Setelah lama menanti kepastian kapan cairnya dana sertifikasi triwulan keempat Oktober-Desember 2013 lalu, setidaknya 1.899 guru di OKI dapat tersenyum lega. Pasalnya pemerintah setempat membayarkan juga hak mereka yang seharusnya diselesaikan pembayarannya pada tahun 2013 lalu.

Wayan, salah seorang guru SMAN 1 Lempuing Jaya, Kamis (6/2) mengatakan, dirinya baru saja mendapat sms tentang cairnya dana sertifikasi tersebut.” Ya mas, saya dapat sms pagi ini barusan, katanya dana sertifikasi sudah dicairkan cek saja di rekening masing-masing” ujar Wayan membacakan isi sms yang dia terima.

Prihal cairnya dana sertifikasi guru tersebut, Wayan mengaku gembira, karena sudah lama dana tersebut dia tunggu.” Ya kita sangat senang lah, kalau sidah cair” katanya.

Kepala DPPKAD OKI H Muslim SE MSi,  mengatakan,  jumlah guru sertifikasi di OKI sebanyak 1899 orang sehingga Pemerintah Kabupaten OKI membayar sebesar Rp 22.158.004.751 dan itu termasuk tunjangan guru yang belum dapat sertifikasi sebanyak 3158 guru.

Dikatakan Muslim, jumlah dana yang dibayarkan untuk 1899 guru sertifikasi selama tiga bulan yakni bulan Oktober-Nopember dan desember 2013 senilai Rp 17.415.804.701, sedangkan untuk 3158 guru belum sertifikasi sebesar Rp 4.742.200.050.

Seperti diberitakan sebelumnya dana sertifikasi pendidikan tahun 2013 untuk periode triwulan keempat yakni Oktober- Desember sampai saat ini juga tidak  kunjung cair, sementara saat ini sudah memasuki tahun anggaran 2014.  Akibat kondisi ini  para guru sertifikasi mengeluh dan mempertanyakan kapan hak mereka dibayarkan.

Menurut salah satu guru sertifikasi di OKI  yang minta namanya diinisialkan , JA, mengutarakan keluh kesanya kepada Koran ini. Akibat terlambatnya pencairan dana sertifikasi tahun 2013 ini membuatnya bertanya-tanya apakah memang benar dana tersebut belum cair dari pusat, atau hanya sekedar akal-akalan dari instansi terkait.

“Karena tahun-tahun sebelumnya pencairan selalu dibayarkan tepat waktu, tidak pernah lewat tahun anggaran baru, tetapi  sekarang sudah tahun 2014 belum juga di cairkan” ujarnya.

Dikatakan JA, pihaknya terus berharap agar dana sertifikasi yang merupakan hak mereka secepatnya dibayarkan jangan ditunda-tunda, kasihan dengan para guru yang telah ikhlas bekerja, namun sampai saat ini hak dari kerja mereka belum juga dibayar.

“Agar tunjangan itu segera dibayarkan, itu saja harapan kami, karena selama ini kami bingung, kapan cairnya dana sertifikasi tersebut, sementara dari Dinas Pendidikan sendiri tidak memberikan informasi yang jelas terkait pencairan dana sertifikasi tersebut” ungkapnya wanita berjilbab ini.

Alternatif lain lanjut dia, untuk mengetahui apakah dana sertifikasi tersebut sudah cair, dia harus berkali-kali datang ke bank untuk  mengecek rekening tabungannya, apakah sudah masuk atau belum,” Karena gara-gara tak ada informasi jelas dari disdik, jalan satu satunya saya cek rekening, tapi sudah beberapa kali cek, belum juga ada yang masuk berarti belum cair dana sertifikasi itu” terangnya.

Teks    : DONI AFRIANSYAH





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster