Sekolah Unggulan Batal di Hapuskan

 205 total views,  2 views today

kepala Disdikpora Palembang

Ahmad Zulianto. kepala Disdikpora Palembang

PALEMBANG I KS-Meskipun Rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) telah dihapuskan melalui keputusan Mahkamah Konstitusi. Namun Pemerintah Kota Palembang berkomitmen untuk melanjutkan sekolah unggulan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kota Palembang, Ahmad Zulinto mengungkapkan, program sekolah unggulan tersebut sejalan dengan harapan pemerintah untuk menghasilkan siswa-siswa berkualitas.” SMA 17, SMA 1 , SMA 6, SMA 5, dan SMA 3 tetap menjadi sekolah unggulan, “ujar zulinto Rabu (5/2).

Disdikpora sendiri kata dia, akan terus berupaya untuk menjadikan semua sekolah yang ada di Kota Palembang ini menjadi sekolah unggulan

“Saat ini ada dua SMA yaitu SMA Negeri 4  dan SMA Negeri 18 yang sedang disusun untuk menjadi sekolah unggulan,”kata zulinto.

Jadi kata Zulinto, tidak ada yang namanya sekolah unggulan akan dihapuskan, justru sekolah unggulan akan diperbanyak, makanya suatu yang keliru jika ada yang mengatakan sekolah unggulan akan di cabut.

Ia juga menegaskan, kalau pemerintah khususnya Disdikpora harus menghargai keputusan mahkamah konstitusi dan edaran Menteri pendidikan Nasional bahwa sekolah-sekolah eks RSBI itu sama dengan sekolah regular, dan kebijakan kota Palembang sekolah tersebut tetap menjadi sekolah unggulan.

Hanya saja menurut Zulinto, pihaknya akan meng-audit sekolah unggulan tersebut. Bagaimana pemanfaatan keuangan yang  diminta kepada wali murid  kegunaan uang yang diminta tersebut digunakan untuk apa saja, sebab pemerintah telah memberikan dana BOS.

“Pemerintah bukan menutup sekolah unggulan, justru pemerintah berusaha untuk menambah sekolah unggulan tersebut agar lebih unggul lagi, bukan untuk dihapuskan. Siswa yang masuk sekolah unggulan tersebut memang mempunyai niat dan tekad siap untuk bersaing dari segi  prestasi akademik yang baik,”katanya.

Diharapkannya, dengan adanya sekolah unggulan bisa menghasilkan anak-anak yang berkualitas dan benar-benar unggul dalam prestasi pendidikan. “Kita juga mengadakan tes ujian masuk untuk Sekolah  unggulan dan sekolah regular secara bersamaan jadi, tidak ada lagi pelarian dan sekolah regular tidak merasa dirugikan,”ungkapnya.

Dikatakannya, pemerintah telah mengambil kebijakan tes masuk sekolah unggulan dan sekolah regular serentak yang akan diadakan pada 30  Juni,

 

Teks         : Bubun Kurniadi

EDITOR : ROMI MARADONA

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster