Linmas Saling Lempar Sana Sini

 263 total views,  2 views today

Pelindung Masyarakat ( Linmas ) | Ist

Pelindung Masyarakat ( Linmas ) | Ist

PAGARALAM KS – Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pagaralam, hingga kini masih mempertanyakan Kepada pihak KPU maupun Pemerintah Kota Pagaralam mengenai kejelasan akan ada atau tidaknya pelindung masyarakat (Linmas) menjelang pesta demokrasi mendatang.

Mengingat dari hasil  beberapa kali rapat koordinasi dengan pihak penyelenggara dimaksud, hingga kini tidak ada kejelasan dan terkesan lempar sana sini.

“Sejauh ini kita tengah berupaya melakukan koordinasi mengenai ada atau tidaknya linmas utuk pengamanan pada Pileg dan Pilpres nanti,” kata Kapolres Kota Pagaralam AKBP Saut P. Sinaga SIK MSi melalui Kabag Ops Kompol Muzir Cika, kemarin(5/2).

Menurutnya, begitu disayangkan bila linmas untuk pengamanan Pileg dan Pilpres pada tiap-tiap TPS tidak ada ada anggarannya dari pihak penyelenggara atau pemerintah setempat.

“Dikhawatirkan proses pengamanan  tidak akan maksimal saat pelaksanaan Pileg nanti,” ujarnya.

Jika memang linmas tidak ada lanjutnya, tetap saja personel (polisi) akan diterjunkan, dan secara total untuk melakukan pengamanan. Paling tidak bakal diterjunkan personil sekitar 2/3 kekuatan Polres Pagaralam. Sementara untuk PHH sekitar 3 peleton dan  Polres sendiri bakal menyiapkan pola PAM aman dan rawan dalam menempatkan personil.

“Adapun untuk PAM pola aman, yakni 2 6 12  Dan pola rawan yakni 2 2 4,” katanya seraya berujar setiap 2 petugas  ada 6 linmas untuk 12 TPS untuk pola aman serta 2 TPS 2 petugas dan 4 linmas  untuk pola rawan.

Terpisah, Kepala Badan SatPol PP Drs Bhakti Nadjamudin menegaskan, saat ini sudah jelas mengenai dana Limas TPS itu akan didanai dan dianggarkan melalui APBN.

“Kita telah menerima surat dari Kemendagri tentang anggaran Linmas TPS untuk pileg,” sebutnya.

Bhakti menambahkan, untuk linmas pemkot itu hanya sebagai monitoring dan itu dianggarkan oleh provinsi.

“Sebelumnya memang sempat ada kesan saling lempar, karena pihak penyelenggara KPU tidak mengetahui teknisnya dan itu seharusnya dikonsultasikan ke pemkot,” kata Bhakti.

Pantauan di lapangan sebelumnya, dalam apel konsolidasi pasukan dalam rangka persiapan mantab brata 2014 yang digelar di Mapolres Kota Pagaralam dihadiri oleh unsur muspida Kota Pagaralam, Panwaslu, PBK, Tagana serta pramuka namun tak tampak kehadiran pihak penyelenggara Pemilu yakni KPU Pagaralam.

“Selaku penyelenggra penuh pemilu seharusnya KPU turut hadir dalam acara ini,” beber Ketua Panwaslu Kota Pagaralam Haidir Murni SH, kemarin.

Ia mengatakan, apel ini adalah kesiapan untuk operasi pengamanan pada pemilihan legislatif nanti dari mulai tahapan sampai pada penetapan hasil pemilu.

Sementara disinggung, KPU sedang ada kegiatan  di luar kota  yang di laksanakan oleh seluruh KPU se-Indonesia, Haidir menegaskan itu bukan alasan untuk tidak hadir.

“Jika anggota KPU sedang dinas luar kota, kan ada yang mewakili mulai dari sekretaris atau staf lainnya,” kata Haidir menyayangkan.

Sebagai informasi, diketahui sebanyak 5 orang komisioner KPU Pagaralam saat ini sedang ke luar kota berikut dengan sekretaris KPU.

 

TEKS        : ANTONI STEFEN

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster