Jembatan Desa Cinta Kasih Dua Kali Diperbaiki

 894 total views,  2 views today

Jembatan penghubung di Desa Cinta Kasih (Simpang Belimbing),

Jembatan penghubung di Desa Cinta Kasih (Simpang Belimbing),

PALI | KS-Jembatan penghubung di Desa Cinta Kasih (Simpang Belimbing), Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muaraenim menuju Teluk Lubuk Kabupaten Muaraenim dan ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang kondisinya rusak, kini sudah diperbaiki oleh PT Pertamina EP Field Pendopo.

Sebelumnya sempat diberitakan KabarSumatera, kondisi jembatan tersebut mengalami rusak parah dimana di salah satu titik jembatan menyisakan lobang menganga lantaran ada bagian pipa besi yang patah, sehingga sangat membahayakan kendaraan yang melaluinya.

Namun, berkat bantuan pihak Pertamina Pendopo, pipa yang patah tersebut  sudah diganti dengan pipa-pipa baru. Selain itu, pihak Pertamina juga menambahkan plat diatasnya untuk landasan ban kendaraan yang melintas.

Namun sayangnya, upaya perbaikan untuk kepentingan orang banyak ini justru tidak mendapat dukungan dari segelintir oknum, yang selama ini memanfaatkan kondisi jembatan rusak tersebut.

Betapa tidak. Pihak Pertamina Pendopo mengklaim sudah dua kali memperbaiki jembatan tersebut. Pertama pada Kamis (30/1).

“Kita sudah memperbaiki jembatan tersebut pada Kamis lalu, tapi rusak lagi. Makanya Senin (3/1), lalu  kami kembali memperbaikinya,” sebut M Haryono, Asmen Legal & Relation Pertamina Pendopo Field.

Disinyalir ungkap Haryono, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja merusak lagi jembatan tersebut. Indikasi lain, ada oknum yang tidak bertanggung jawab mencuri plat dan besi yang dipasang.

“Kita tidak menuduh, tapi memang sepertinya ada indikasi yang mengarah kesana. Sebab, selama ini kondisi jembatan rusak tersebut dimanfaatkan oknum untuk meminta duit jalan kepada pengendara yang lewat. Memang nominalnya tidak besar, paling seribu, duaribu. Nah, itulah sebabnya,” beber dia.

Pihaknya sangat berharap adanya kerjasama dengan masyarakat dan aparat desa setempat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur jembatan. Sebab itu untuk kepentingan orang banyak.

“Kepada masyarakat kami minta untuk dapat menjaga infrastruktur jembatan tersebut bersama-sama. Kepada aparat pemerintah desa agar dapat menghimbau warganya. Saat ini tinggal lagi tindakan dari pemerintah setempat maupun aparat agar dapat menertibkan oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kondisi jembatan rusak,” tandas dia.

Sementara itu itu, salah satu sopir angkutan umum jurusan Pendopo – Belimbing kepada koran ini membenarkan bahwa jembatan tersebut sudah diperbaiki.

“Ya, aku lihat bagus kak. Tapi dua hari kemudian aku lewat rusak lagi. Aku dengar memang ada yang maling platnya,” ungkap sopir yang namanya enggan disebut.

Sebelum diperbaiki, jembatan yang sudah patah itu hanya diganjal dengan potongan-potongan kayu. Jembatan sepanjang 6 meter itu merupakan satu-satunya jalan yang menghubungkan Teluk Lubuk Kabupaten Muaraenim dengan Kabupaten PALI.

 

Teks/Foto    : Indra Setia Haris

Editor           : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster