Wali Kota Hadiri Gelar Pasukan PAM Pemilu

 316 total views,  2 views today

Walikota didampingi Wawako, Kapolres, Ketua Pengadilan, Kejaksaan  serta Kakan Kesbang Linmas menginspeksi pasukan Linmas Kelur

Walikota didampingi Wawako, Kapolres, Ketua Pengadilan, Kejaksaan serta Kakan Kesbang Linmas menginspeksi pasukan Linmas Kelur

PRABUMULIH KS-Menghadapi pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden tahun 2014 pada April dan September 2014, Kapolri menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian baik ditingkat Polda maupun tingkat Polres dengan bekerja sama dengan pemerintah Daerah agar pelaksanaan demokrasi yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan kondusif.

Bertempat di lapangan Pemerintah Kota Prabumulih, Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya, MM, Wakil Wali Kota Ardiansyah Fikri SH dan Kapolores Prabumulih Denny Yono Putra SIk, Ketua Pengadilan, Kepala kejaksaan serta para Kepala Dinas, Ketua KPU, Ketua Panwas, serta para Lurah Prabumulih menghadiri Gelar Pasukan Pengaman Pemilu di mana para pasukan terdiri dari Linmas Kecamatan, dari Kepolisian dan dari TNI, adapun para Linmas Kecamatan sebagai pengaman pemilu di TPS berjumlah 788 orang yang direkrut dari seluruh kelurahan dan desa se Kota Prabumulih.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya, Wakil Wali Kota Ardiansyah Fikri, Kapolres Prabumulih Denny Yono Purro, Ketua Pengadilan, Kejaksaan, dan Kakan Kesbang Linmas Martodi menginspeksi pasukan yang digelar dilapangan pemerintah Kota Prabumulih.

 

“Agar atribut yang kurang dapat segera dilengkapi bias  bagus kelihatan,” cetus Rhido Yahya, Wali Kota Prabumulih.

 

Sesuai pidato Kapolri yang dibacakan Kapolres Prabumulih terungkap  bahwa Apel Konsolidasi yang diselenggarakan di seluruh Indonesia dilaksanakan mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polri serta unsur terkait sebelum diterjunkan ke lapangan. Dengan begitu, diharapkan semua perencanaan yang  dipersiapkan berjalan dengan optimal dalam rangka menyukseskan pengamanan Pemilu 2014.

Dan juga sebagaimana diketahui bahwa kehidupan berdemokrasi di Indonesia telah memberikan ruang kebebasan, berkumpul dan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh konstitusi serta diberikan hak politik yang luas untuk terlibat dalam roda pemerintahan.

Isi pidato Kapolri juga menyebutkan, dalam pelaksanaan Konsolidasi Gelar pasukan dalam rangka operasi Mantap Brata 2014 ini perlu dicermati karena pada pelaksanaan pemilu 2014 ini terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius untuk dianstisipasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi bangguan nyatayang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan Pemilu 2014.

Karena itu dalam rangka menjamin stabilitas Kamtibmas selama berlangsungnya Pemilu 2014, Polri menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi ‘Mantap Brata-2104’ yang dilaksanakan selama 224 hari diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengedepankan kegiatan yang didukung kegiatan intelejen, penegakan hukum, kuratif, dan rehabilitasi dalam rangka mengamankan setiap tahapan inti Pemilu 2014. ( ADV )





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster