2.260 personil Disiagakan

 200 total views,  2 views today

Ilustrasi Polisi | Bagus Park

Ilustrasi Polisi | Bagus Park

//Pengamanan Pileg

PALEMBANG, KS-Sebanyak 72.260 personil disiagakan untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. Hal ini diungkapkan, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Saud Usman Nasution, saat di wawancarai seusai memimpin apel konsolidasi gelar pasukan Operasi Mantap Brata 2014 di Halaman Griya Agung, Selasa (4/1).

Saud mengatakan, apel konsolidasi gelar pasukan Polda merupakan kesiap siagaan personil keamanan dalam menjaga ke kondusifan dan kelancaran pesta demokrasi, yang akan digelar pada 9 April mendatang. “Apel ini tidak hanya dilakukan di Sumsel saja melainkan juga dilaksanakan di seluruh Indonesia,” kata Saud, kemarin.

Untuk pengamanan pesta demokrasi tersebut, total personil yang disiagakan yaitu berjumlah 72.260 orang. “Rincian personil yang disiagakan ini terdiri dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebanyak 13 ribu orang, Tentara Nasional Indonesia (TNI) 260 orang dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) sebanyak 59 ribu orang,” ujar saud.

Saud menjelaskan, 72.260 personil tersebut akan ditempatkan di titik pelaksanaan pesta demokrasi, salah satunya di 17 ribu Tempat Pemilihan Suara (TPS) di Sumsel. “Untuk personil Polri akan ditempatkan satu orang per TPS, sedangkan untuk Linmas sebanyak dua orang per TPS,” jelasnya.

Sedangkan untuk TNI sendiri, akan ditempatkan per wilayah. “Jika masih kurang, kita juga akan meminta kembali dua kompi TNI dan juga men stand by kan satu kompi Brimob,” ucapnya.

Untuk pengamanan tersebut bebernya, dananya diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Untuk personil Polri, dana yang dianggarkan sebesar Rp 29 miliar dari dana APBN sedangkan untuk yang lainnya saya tidak tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Sumsel, Riki Djunaidi mengatakan, untuk pengamanan pileg dan pilpres, kurang lebih 59 ribu Linmas yang akan diturunkan. Namun hanya 24 ribu Linmas, yang didanai oleh pemprov.

“Sedangkan untuk 35 ribu orang lagi, pendanaan dari pusat. Karena tambahan linmas itu dari pusat, kami tidak berani menganggarkannya sebab tidak ada payung hukumnya (Perpres),” ucapnya.

Untuk 24 ribu personil Linmas tersebut, pihaknya telah menganggarkan dana sebesar Rp 17 miliar dari APBD Sumsel. “Anggota linmas ini akan kita sebar ke 17 kabupaten/kota yang ada di Sumsel. Dengan rincian dua orang per TPS, 6 orang per desa, 24 orang per kecamatan dan 84 orang per kabupaten/kota,” ujar Riki.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak keamanan, terkait persiapan pengamanan untuk Pileg yang akan digelar pada 9 April mendatang. “Pelaksanaan pesta demokrasi baik Pilpres dan Pileg ini kita harapkan berjalan dengan kondusif dan lancar namun kita juga harus bersiap menghadapi hal terburuk,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster