Subangkit Buta Kekuatan PBR

 312 total views,  2 views today

Subangkit ( Pelatih SFC )

Subangkit ( Pelatih SFC )

PALEMBANG KS – Tak ingin berlama-lama larut dalam kekelahan perdana pasca dibekuk Persib Bandung dengan skor 1-0 dalam ajang Indonesian Super League (ISL) 2014. Kini, Sriwijaya FC (SFC) beralih menatap laga selanjutnya untuk fokus menghadapi laga away kedua dengan bertemu Pelita Bandung Raya (PBR), Kamis (6/2) mendatang.

Meski Lakar Wong Kito sendiri sudah pernah bertemu dua kali di laga kandang maupun tandang di musim lalu, namun Pelatih kepala SFC sekarang yang notabenenya baru musim ini menggantikan Kas Hartadi yakni Subangkit mengaku, sedikit buta dengan kekuatan calon lawan yang akan dihadapinya Kamis mendatang. Terlebih sejauh ini dia sama sekali belum mengetahui gaya permainan tim berjuluk The Boys Are Back itu.

“Saya hanya mengenal nama Bepe, Musafri, Gaston serta Rizky Pellu yang kemarin memperkuat Indonesia di Sea Games. Lebih dari situ saya sama sekali tidak mengenal permainan PBR,” ujar Subangkit, Senin (3/2).

Meskipun tidak mengetahui gaya permainan lawan, namun arsitek berusia 53 tahun itu menilai PBR mempunyai komposisi pemain yang lengkap. Disamping disitu ada pemain senior semacam Bamabng Pamugkas serta Musafri, PBR juga diisi sejumlah pemain muda yang memilki skill dan kecepatan cukup baik. sehingga dirinya merasa tidak akan meremehkan PBR, terlebih saat laga digelar nanti, PBR  akan sedikit diuntungkan lantaran akan bertindak sebagai tuan rumah.

Sebab itu, dia masih terus berupaya mendapatkan informasi akurat soal lawan yang akan dihadapi. Sebisa mungkin, dirinya sudah bisa menerapkan strategi yang pas guna mengimbangi permainan tim asal Bandung ini. Sehingga nanti para punggawa Laskar Wong Kito bisa bermain efektif serta bisa menerapkan instrkusi yang dia inginkan saat di lapangan hijau.

Kemenangan PBR atas Persita beberapa waktu lalu, menjadi warning dini bagi SFC. Mengingat calon lawan bukanlah tim sembarangan karena pasukan muda mereka bisa membuktikan kualitas mereka dalam pertandingan perdana.

“Walau tidak mudah menghadapi PBR dikandang mereka, tapi target kita jelas meraih poin. Apalagi kita sudah kehilangan poin saat melawan Persib lalu,” tegasnya.

Untuk itu pelatih asal Pasuruan, Surabaya itu juga menegaskan kepada semua anak asuhnya untuk bisa bermain disiplin dan kosentrasi sepanjang pertandingan. Khususnya bagi penggawa muda yang dia miliki agar cepat beradaptasi dengan atmosper pertandingan sesungguhnya. Mengingat banyak pemain senior yang kemungkinan absen sehingga membuat dia harus mempersiapkan skema dengan membangkitkan motivasi dan semangat pemain muda.

Bahkan, Subangkit berujar kemampuan Jeki Arisandi, Hafit Ibrahim dan Rizky Dwi Ramadhana menunjukan peningkatan dan sudah mulai bisa berkaloborasi dengan pemain senior, serta mengimbangi pemain lawan terlihat ketika saat menghadapi Persib lalu.

“Kita manfaatkan pemain yang ada, melawan PBR nanti sepertinya kita akan banyak menurukan pemain muda,” tuturnya.

Dilanjutkan pelatih yang juga gemar dengan tim eropa Barcelona ini, seandainya target yang diusung bisa tercapai merupakan hasil yang sangat maksimal mengingat anak asuhnya tidak bisa tampil full team lantaran masih ada beberapa pemain yang tidak bisa diturunkan karena masih menjalani recovery dari cedera. Bahkan Asri Akbar juga harus menepi karena cedera hamstring serta masih melihat kondisi terakhir Achmad Sumardi yang masih sedikit diragukan.

Namun, seandainya Sumardi absen dia tidak terlalu memikirkannya lantaran masih ada nama Jeki Arisandi yang bisa diplot bermain di sektor bek kanan, dengan menempatkan Erol Iba sebagai kiri untuk menemani Vali Khorsandipish Kenari dan Abdoulaye Aziz Yosouf Maiga yang akan menjadi benteng kokoh  di sektor pertahanan SFC.

Sedangkan untuk lini tengah Havit nampaknya akan berkans besar ditampilkan sejak menit awal  berduet bersama Vendry Mofu untuk menggantikan peran yang ditinggalkan Asri. Sementara itu, playmaker anyar Frank Ongfiang sendiri akan bermain sebagai playmaker guna memberi ruang bagi pemain depan yang kemungkinan besar akan diisi Rizky.

“Jadi pemain kita harus bisa menjaga transisi permainan. Disiplin saat bertahan dan fokus saat melakukan serangan. Agar target mencuri poin melawan PBR bisa tercapai,” tutupnya.

 

TEKS        : SADDAM SURYANA

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster