Petugas Tindak PKL dan Angkutan Liar

 231 total views,  2 views today

Ilustrasi Pol PP | Dok KS

Ilustrasi Pol PP | Dok KS

PAGARALAM KS – Menata sejumlah ruas jalan di dalam kota yang kerap kali semrawut memang tergolong rumit, hingga membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Pagaralam membentuk tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo),  Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar (Disperindagkop UKM PP), Satlantas Polres Pagaralam dan  TNI, untuk mewujudkan semua itu.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penertiban terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL), penataan areal parkir, angkutan umum terutama angkot/angdes liar yang kerap menerobos masuk kedalam kota. Penertiban itu sendiri dimulai sejak pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.

Kadishubkominfo Paber Napitupuluh SSTP mengatakan, sejauh ini pihaknya tengah berupaya melakukan menertibkan terhadap sejumlah  angkutan umum yang kerap kali parkir disembarang tempat. Termasuk angdes yang melakukan pelanggaran dengan menerobos masuk ke kawasan pusat kota. Selain itu penataan terhadap areal parkir kendaraan di tepi jalan maupun memberikan lalarangan terhadap angkutan barang yang melakukan bongkar muat di tepi jalan.

“Kegiatan ini dilaksanakan agar dapat menindak tegas keberadaan angkot dan angdes liar yang kerap beroperasi di dalam kota. Termasuk kami akan memberikan saksi kepada siapapun yang melakukan pelanggaran berikut jika ada petugas dilapangan yang ikut terlibat di dalamnya,” tegasnya, Senin (3/2).

Lanjutnya, kegiatan ini sifatnya hanya sebatas pertiban saja. Sementara kondisi kawasan pasar mulai dari Pasar Tradisional,  Eks Seghepat Seghendi, Pasar Dempo Permai hingga Simpang Asam memang mesti dilakukan penataan lagi, mengingat kawasan tersebut padat pengunjung berikut kerap memicu kemacetan.

“Sejauh ini kondisi sejumlah kawasan pasar tersebut kerap kali  menggangu penggunan jalan saat  melintas akibat maraknya PKL dengan leluasa menggelar dagangan hingga ke badan jalan. Sehingga hal itu sangat berpotensi terjadinya kemacetan bahkan terkesan semrawut,” kata Paber.

Ditambahkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Drs Bhakti N, kepada sejumlah PKL diharapkan agar dapat tertib untuk menjajakan dagangan di tempat yang sudah disediahkan, bukan menjajakan semua dagangan hingga ke badan jalan. Apalagi sejauh ini Kota Pagaralam telah meraih piala Adipura untuk ketiga kalinya.

“Prestasi yang didapatkan selama ini berkat dukungan masyarakat luas, tetapi bila kondisi yang ada sangat tidak mendukung tentunya penghargaan bidang lingkungan tersebut bisa dikatakan tidak ada artinya jika masyarakat sama sekali tidak merasa memiliki kesadaran terhadap lingkungan sekitar,” singkatnya.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster