DPR RI Asal Sumsel Minim Kontribusi

 202 total views,  4 views today

Ilustrasi Anggota DPR | Dok KS

Ilustrasi Anggota DPR | Dok KS

PALEMBANG, KS – Anggota DPR RI asal Sumatera Selatan (Sumsel),  mendapat kritikan dari Wakil Ketua DPRD Sumsel, Achmad Djauhari. Menurutnya, saat ini para wakil rakyat asal Sumsel yang ada di Senayan, minim kontribusi untuk pembangunan di Sumsel.

“Saya selaku koordinator dari Komisi IV yang membidangi infrastruktur, sangat merasakan minimnya kontribusi pusat. Tidak ada yang memperhatikan kami, saat kami ke Jakarta meminta bantuan pembangunan jembatan,” kata Djauhari, ditemui usai mengikuti rapat Badan Musyawarah (Banmus), Senin (3/2).

Politisi Partai Demokrat ini, membandingkan kemajuan Provinsi Bali yang saat ini memiliki jembatan tol diatas lautan, sementara di Sumsel, belum memiliki satupun jalan tol. Kondisi ini dinilainya, akibat lemahnya koordinasi antara pejabat di Sumsel dengan pejabat yang mewakili Sumsel di tingkat pusat.

“Tak hanya anggota DPR RI asal Sumsel yang belum bersatu, pejabat-pejabat asal Sumsel di Jakarta juga belum bersatu. Saya melihat koordinasi kita masih lemah,  dan mereka masih berjuang sendiri- sendiri bukan untuk Sumsel,” kritiknya.

Ia juga berkomentar soal Ketua DPR RI, Marzuki Alie yang dinilai belum berkontribusi banyak untuk Sumsel, padahal sebagaimana diketahui Marzuki berasal dari Sumsel, meskipun daerah pemilihan (Dapil)nya saat maju di DPR RI bukan dari Sumsel.  “Pak Marzuki, wajar kalau dia punya peluang di Sumsel (Capres), tetapi seharusnya jangan hanya di konvensi (Demokrat) saja ia kekeh, tetapi kontribusi untuk Sumsel minim,” ujarnya.

Ia pun bertekad untuk dapat mempersatukan wakil rakyat asal Sumsel di DPR RI, jika terpilih pada pemilihan legislatif (Pileg), 9 April mendatang. “Kalau saya terpilih, saya akan berusaha agar para pejabat di tingkat Pusat, DPRD dan Gubernur di daerah bisa bersatu. Tidak seperti sekarang yang nyaris tidak terdengar koordinasinya,” tukasnya.

Sebagai informasi, saat ini ada sejumlah putra-putra Sumsel yang menduduki jabatan strategis di pemerintahan maupun di DPR RI. Misalnya Menteri Koordinator Ekonomi Hatta Radjasa, dan Ketua DPR RI Marzuki Alie.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster