Segera Wujudkan Water Front City

 320 total views,  2 views today

Panorama Taman Kampung Kapitan yang Berada Di Pinggiran Sungai Musi

Panorama Taman Kampung Kapitan yang Berada Di Pinggiran Sungai Musi

PALEMBANG, KS-Tahun depan, konsep kota tepian sungai atau water front city di Palembang, akan segera diwujudkan. Hal ini dikemukakan Wali Kota Palembang,  Romi Herton,  kemarin. Menurut Romi, kawasan pinggiran Sungai Musi terus ditata.

“Di kawasan pinggiran Sungai Musi, akan kita bangun zona ekonomi baru. Sejumlah lahan di pinggiran Sungai Musi seperti kawasan Sekanak, 3-4 Ulu dan 2 ulu, akan dibebaskan,” kata Romi yang dibincangi belum lama ini seperti dikutip buletinmetropolis.com

Konsep pembangunan, kata Romi seperti Benteng Kuto Besak. Di situ kelak diadakan pameran hasil kerajinan usaha kecil menengah, dan zona hiburan sehingga bisa membentuk zona ekonomi baru. Tempat bermain bagi anak-anak pun akan disediakan.

Selama ini, anak-anak di kawasan ulu tak punya tempat bermain yang ideal karena kawasan di tepian Sungai Musi masih semrawut penataannya. Jika pun ingin bermain, anak-anak akan pergi ke seberang ilir, misalnya ke Benteng Kuto Besak (BKB). “Jadi kalau di kawasan ulu sudah ada zona terbuka yang komplit, ada ruang bermain, pusat UKM dan kerajinan, maka kawasan tepian Sungai Musi akan hidup,” urainya.

Keuntungan lain, masyarakat di pinggiran Sungai Musi bisa diberdayakan. Jika selama ini mayoritas mereka bekerja jadi nelayan ataupun berdagang, diharapkan usaha itu bakal lebih berkembang lagi dengan pembinaan dan pengembangan UKM.

Romi mengatakan, konsep water front city digagas karena Palembang tidak banyak hasil alam seperti mineral dan tambang, atau hasil pertanian. Hanya jasa dan perdagangan yang diandalkan. Karena itu, pemerintah kota mesti jeli melihat peluang untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah.

“Pembangunan kita terkendala dana. Saya targetkan tahun ini realisasi PAD kita bisa Rp 3 triliun, tahun depan Rp 5 triliun. Kalau PAD terus meningkat semua sektor bisa kita kejar pembangunannya,” jelas Romi.

Kepala Bagian Humas Protokol Sekda Kota Palembang. Yan Sabar, mengatakan, pembangunan water front city bakal dipercepat karena pembangunan kawasan wisata Pulau Kemaro juga telah dimulai.

Tahap awal pembangunan ponton dermaga. Sehingga nantinya bakal terhubung zona ekonomi baru, wisata pulau kemaro dan zona wisata Sungai Musi lainnya. Sementara upaya menjadikan kawasan water fron city bagi warga di tepian sungai Musi bakal dilakukan bertahap.

“Bagi rumah yang berada di kawasan kumuh dan dikategorikan kurang mampu, akan dilakukan program bedah rumah, yang akan dibantu dana pembedahan Rp 7,5 juta setiap rumah,” tukasnya.

 

TEKS               : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster