Merah Putih Raksasa Dikibarkan

 178 total views,  2 views today

Bendera merah putih raksasa, dengan ukuran 1500 meter dikibarkan oleh Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI).

Bendera merah putih raksasa dengan ukuran 1500 meter dikibarkan oleh Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) dan Mahasiswa serta Beberapa Komunitas yang ada di Palembang Di Plasa BKB | Foto : Bagus Park

*Kampanyekan Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia

PALEMBANG, KS – Ada pemandangan berbeda, Minggu (2/2) pagi di kawasan Kambang Iwak (KI), Palembang. Bendera merah putih raksasa, dengan ukuran 1500 meter dikibarkan oleh Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI).

Tak hanya di KI, bendera merah putih raksasa ini juga dikibarkan oleh MSBI di Bundaran Air Mancur (BAM), Jalan Jend Sudirman dan pelataran Benteng Kuto Besak (BKB). Pantauan Kabar Sumatera, aksi ini disambut antusias oleh masyarakat.  Ratusan masyarakat, yang berada di tiga tempat tersebut, secara sukarela ikut membentangkan bendera raksasa ini.

Aksi ini menurut Ketua Umum MSBI, Sarman El Hakim, adalah bagian dari kampanye MSBI untuk menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia (PD) 2022 mendatang.  “Indonesia, sangat mungkin menjadi tuan PD 2022, karena Indonesia ada pada daftar calon tuan rumah PD 2022. 2010 lalu, Indonesia mendapat suara terbanyak dari negara pesaing lainnya, dengan 14 suara seperti di rilis FIFA. Karenanya kampanye ini, untuk memperjuangkan kembali harapan tersebut agar bisa direalisasikan,” kata Sarman, kemarin.

Sarman menyebut, kampanye untuk menjadikan Indonesia tuan rumah PD 2022 itu sudah dilakukan MSBI ke beberapa negara lain di dunia. Sarman menyebut,  selama mengkampanyekan cita-cita itu ke negara lain, ia dan teman-temannya yang tergabung dalam MSBI, mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari masyarakat dunia.

“Kami ingin menularkan semangat dan dukungan tersebut, di setiap daerah di Indonesia. Kami berharap masyarakat Indonesia mendukung ini, sehingga Indonesia bisa menjadi tuan rumah PD 2022 mendatang,” ucapnya.

Menurutnya, untuk menjadi tuan rumah PD 2022, Indonesia harus menyingkirkan
Qatar, yang telah ditetapkan FIFA sebagai tuan rumah. Qatar menurutnya, bisa saja dibatalkan karena beberapa hal yang tidak memungkinkan, Seperti luas wilayah dan faktor cuaca di negara Arab tersebut.

Selain Qatar, Indonesia juga harus menyingkirkan Australia, Jepang dan Korea. Namun, kalau melihat Jepang dan Korea, tidak akan mungkin dipilih lagi, karena dua negara tersebut sudah pernah ditunjuk oleh FIFA sebagai penyelenggara PD pada tahun 2002.

Sedangkan Australia sendiri, pemerintahannya dengan tegas menolak menjadi tuan rumah karena ingin melindungi olahraga di negaranya tersebut, seperti Rugby dan Cricket. “Palembang adalah kota kedua di Indonesia, yang kami datangi untuk mengkampanyekan ini, sebelumnya kami sudah melakukan yang sama di Lampung,” bebernya.

“Sumatera menjadi tujuan awal misi kami, karena alasan untuk menggalang dukungan yang lebih banyak terutama di luar Pulau Jawa. Setelah ini, baru kita bergerak ke pulau lain seperti Sulawesi, Kalimantan, Papua, dan lain. Terakhir baru di Jawa,” tegansya.

sebagainya sebelum masuk ke pulau jawa dan Jakarta sendiri,” jelasnya.

Ia sangat yakin, misi mereka terealisasi. Kuncinya sebut Sarman, dukungan pemerintah. Pemerintah baru yang terbentuk hasil Pilpres 2014 nanti ucap Sarman, harus berani dan mendukung Indonesia jadi tuan rumah.

“Tanda dukungan pemerintah itu mustahil, meskipun kesempatan itu ada.  Pemerintah harus mendukung Indonesia tuan rumah PD 2022, sebab banyak keuntungan yang diperoleh dari event ini,” tukasnya.

 

TEKS               : SADDAM SURYANDA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster