Mahasiswa Dilarang Tarik Sumbangan

 154 total views,  4 views today

Ilustrasi Mahasiswa yang Sedang Menggalang dana di Simpang Charitas | Foto : Dok KS

Ilustrasi Mahasiswa yang Sedang Melakukan Kegiatan Amal di Simpang Charitas | Foto : Dok KS

PALEMBANG, KS – Upaya untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa maupun pelajar di Palembang, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Palembang, melarang mahasiswa maupun pelajar meminta atau menarik sumbangan di jalan-jalan.

“Sebagai mahasiswa yang mempunyai pemikiran intelektual, seharusnya mampu berpikir maju. Tidak seharusnya mereka meminta-minta atau menarik sumbangan di jalan,” kata Kepala Dinsos Palembang, Faizal AR, kemarin.

Faizal mengatakan, masih banyak cara lain mengumpulkan dana bantuan, misalnya mengajukan proposal ke pemerintah, perusahaan, mengadakan seminar, dan masih banyak lagi cara lainnya. “Bukan dengan cara meminta-minta di jalan, itu sangat tidak mendidik, karena hal tersebut membuat mahasiswa malas untuk berkreativitas,” katanya.

Selain itu sambung Faizal, apabila mahasiswa mampu menerapkan cara menggalang dana yang sesuai. Maka berkemungkinan dana yang dihasilkan, juga akan lebih besar dibandingkan meminta-minta di jalan.

“Saya contohkan di perusahaan, mereka kan ada dana corporate social responsibility (CSR). Jadi sesuatu hal yang wajar jika mahasiswa mengajukan bantuan, saya rasa akan dibantu oleh perusahaan tersebut, asalkan saja dana yang dibutuhkan tersebut memang benar-benar jelas peruntukannya,” bebernya.

Lebih jauh Faizal menjelaskan, menjadi mahasiswa tidaklah muda, oleh karena itu pendidikan perkuliahan tersebut haruslah dimanfaatkan dengan baik, sehingga mampu memberikan pemikiran-pemikiran dan cara pandang sosial yang lebih baik lagi.

“Tidak ada orang yang melarang kita untuk berbakti sosial, bahkan agama menganjurkan hal tersebut. Namun, caranya juga harus dipikirkan, jangan sampai merendahkan harkat dan martabat,” ungkapnya.

Faizal mengaku, pihaknya pernah mengamankan mahasiswa yang meminta-minta di jalan, dengan alasan bakti sosial. Namun itu hanya fiktif. “Selain itu, mereka juga menjadi contoh masyarakat, karena selain menggagu lalu lintas, meminta-minta di jalan juga menandakan orang tersebut tidak ada ide. Padahal masih banyak cara lain,”sebutnya.

Oleh sebab itu, Faizal menghimbau, bagi mahasiswa yang ingin menggalang dana, mintalah dengan cara-cara yang elegan. Selain itu Faizal menyebutkan, bagi masyarakat, khususnya masyarakat Palembang, agar tidak bersedekah di jalan. “Kalau mau sedekah ada tempat yang pas, seperti masjid, panti asuhan, dan lain sebagainya,” tukasnya.

 

TEKS               : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster