Laporkan Relawan Calo Politik…!

 252 total views,  2 views today

 

PAGARALAM KS-Sebanyak 25 orang relawan demokrasi (Relasi) yang lulus seleksi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam, diharapkan mampu menjadi duta sosialisasi yang independen.

“Proses seleksi untuk menjadi relawan, dipastikan mereka bukan bagian dari partai politik (Parpol),” kata Irfan, Divisi Sosialisasi KPU Pagaralam, kemarin.

Menurutnya, saat digelar seleksi, hal itu diiringi dengan adanya surat pernyataan yang tandatangani di atas materai guna mewujudkan duta sosialisasi yang independen. Ia mengatakan, ketika nanti dalam melaksanakan tugas relawan Pemilu tersebut, jangan sampai terjebak dengan hal berbau kampanye untuk parpol atau caleg.

“Walaupun ada keluarga di antara mereka yang maju sebagai caleg, mereka harus bersikap netral,” sebutnya.

Lanjutnya, jikalau nantinya diketahui ada di antara mereka yang ikut dalam hal memenangkan salah satu parpol atau caleg, maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

“Kepada seluruh masyarakat, jika ada relawan yang terlibat dalam kampanye atau berpihak pada parpol dan caleg tertentu,  diharapkan untuk melaporkan hal ini ke KPU secepatnya,” tambahnya.

Irfan mengatakan, sebagaimana diketahui bahwa program relawan demokrasi merupakan program yang digagas KPU melalui gerakan sosial yang melibatkan peran serta masyarakat sebagai pelopor demokrasi bagi komunitasnya. Relawan demokrasi terdiri dari lima segmen pemilih strategis yakni pemilih pemula, kelompok agama, kelompok perempuan, kelompok penyandang disabilitas dan kelompok pinggiran.

“Segmentasi lima pemilih tersebut dilakukan karena tidak semua komunitas mampu dijangkau oleh program KPU. Selain itu, segmentasi lima pemilih tersebut adalah strategis baik dari sisi kuantitas maupun pengaruhnya dalam dinamika sosial politik berbangsa dan bernegara,” kata Irfan.

Ia menambahkan, perekrutan anggota relawan demokrasi dilakukan langsung oleh KPU Pagaralam. Persyaratan untuk menjadi anggota relawan demokrasi, diantaranya berumur antara 17 – 25  tahun dan bukan pengurus partai politik ataupun terdaftar sebagai pemilih serta memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik. Selain itu, sejumlah anggota relawan demokrasi yang bertugas untuk melakukan sosialisasi pentingnya pemilu bagi masyarakat. Mereka akan disebar di setiap segmen pemilih untuk menjadi penyuluh demokrasi di setiap komunitasnya.

“Sebelum bertugas melakukan sosialisasi, para angota relawan demokrasi yang direkrut akan diberikan bimbingan teknis cara melakukan sosialisasi yang baik dan benar. Diharapkan, program relawan demokrasi ini mampu menumbuhkan kembali kesadaran positif terhadap pentingnya pemilu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya seraya berujar sengaja mereka direkrut yang muda karena akan lebih energik dan bergerak cepat serta dinamis.

 

TEKS        : ANTONI STEFEN

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster