Masyarakat Diajak Jangan Golput

 330 total views,  2 views today

golput

PALEMBANG, KS-Salah satu peserta Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo, mengajak masyarakat, untuk tidak golongan putih (golput) atau tidak menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2014.

Ajakan ini disampaikan Pramono, menjelang Debat Bernegara Konvensi Capres Partai Demokrat di Bandung. “Peningkatan jumlah golput, perlu menjadi perhatian penyelengara pemilu dan seluruh lapisan masyarakat. Karena bisa menurunkan kualitas dari pesta demokarasi rakyat lima tahunan itu,” kata Pramono seperti dalam relese yang diterima Kabar Sumatera, Selasa (27/1).

Ia menyebut, berdasarkan data, dari beberapa penyelenggaraan pemilu yang digelar di negeri ini, jumlah masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golput, trennya terus meningkat.

Pada Pemilu 1999 bebernya, angka golput mencapai 10,21 persen, kemudian di Pemilu 2004 menjadi 23,34 persen, dan Pemilu 2009 meningkat menjadi 29,01 persen. Jumlah masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya itu sebut Pramono, sangat besar jika dibandingkan dengan angka golput pada pemilu di masa pemerintahan Orde Lama dan Orde Baru (Tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997), yang tidak pernah lebih dari 10 persen.

“Jika tidak diantisipasi dengan melakukan berbagai hal yang dapat meningkatkan partisipasi pemilih, dikhawatirkan jumlah golput pada Pemilu 2014 akan meningkat tajam sekitar 35 hingga 40 persen,” ujarnya.

Mantan Pangdam Siliwangi itu menerangkan, menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2014, sangat penting untuk menentukan masa depan bangsa. “Memberikan suara dalam pemilu dinilai sebagai usaha yang baik, karena kita perduli dengan masa depan bangsa,” ujar mantan Kepala Staf TNI AD itu.

Ia menerangkan, sebelumnya dalam berbagai Debat Bernegara Konvensi Capres Partai Demokrat baik di Medan, dan Palembang, ajakan ini juga sudah disampaikannya. Debat Bernegara Konvensi Capres Partai Demokrat tersebut sambungnya, juga bagian dari sosialisasi agar masyarakat menggunakan hak pilihnya.

Tak hanya dalam Debat Bernegara Konvensi Capres Partai Demokrat saja, dalam setiap melakukan sosialisasi. Kata Pramono, ia selalu mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya baik di Pemilu maupun di Pilpres.

Pramono juga mengimbau, publik agar cerdas dalam mengenali karakter setiap calon, karena pada saat ini kemudahan mendapatkan informasi melalui berbagai media massa dapat memudahkan menentukan pilihan.

Dengan kemudahan mengakses informasi dewasa ini, rakyat harus memanfaatkannya mencari rekam jejak mengenai sosok calon wakil rakyat, dan capres yang akan didukung serta dipilih dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014.

“Jika calon anggota legilatif dan capres tertentu sudah diketahui rekam jejaknya dan dinilai terbaik diantara calon lainnya, silahkan saja jatuhkan pilihan sesuai dengan hati nurani,” ujarnya.

“Kita harus memiliki rasa optimis, gali informasi sebanyak mungkin dan kenali calon pemimpin dengan baik, rasanya masih banyak orang baik dan berkualitas serta perduli terhadap bangsa ini,” tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR        : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster