Pengembala Sapi Tewas Mengenaskan

 407 total views,  2 views today

Jenazah-Parizan-saat-dibawa-ke-RSUD-Talang-Ubi

Jenazah Parizan saat dibawa ke RSUD Talang Ubi. / fOTO : Inra Setia Haris /KS

PALI | KS – Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir mendadak gempar. Pasalnya, salah satu warga  bernama Parizan (60), ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka bacok.

Tragisnya, leher korban nyaris putus akibat sabetan senjata tajam. Parizan dikenal warga sebagai pengembala sapi.

Pihak kepolisan Polsek Talang Ubi tengah memburu pelaku pembunuhan tersebut.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, pembunuhan tersebut terungkap saat warga curiga lantaran mendapati sapi milik korban pulang sendiri tanpa diiringi Parizan.

Kecurigaan warga bertambah setelah melihat  kondisi leher sapi sudah terikat tali tambang plastik yang masih baru, dan tali itu diketahui bukan tali yang biasa dipakai Parizan.

Merasa curiga, puluhan warga langsung  bergegas untuk menyusul korban ke tengah hutan tempat korban biasa mengembala. Setelah menyisir beberapa tempat, warga dikejutkan dengan tubuh korban yang sudah bersimbah darah terkapar di semak-semak hutan.

Korban pertama kali ditemukan warga yang mencarinya, Minggu (26/1) sekitar pukul 21.30 WIB, di Talang Gerandong, Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Salah seorang warga menyebutkan, korban pergi dari rumah dihari kejadian, sekitar pukul 11.00 WIB, untuk mengembala sapi di perkebunan sekitar lokasi kejadian.

“Memang biasa korban gembala sapi untuk kasih makan sapi. Namun, di hari kejadian hanya sapinya sendiri yang balik, sedangkan korban tidak ada,” terang petani karet yang enggan menyebutkan namanya ini.
Sementara, Kapolsek Talang Ubi AKP Zai’an ZL mengatakan, motif sementara pembunuhan ini sendiri masih dalam proses penyelidikan. “Diduga pelaku hendak mencuri  sapi milik korban. Karena bisa kita lihat sapi milik korban dalam keadaan terikat tali dilehernya. Mungkin, akibat diketahui korban itulah membuat pelaku langsung saja membunuh korban,” duganya.
Teks : Indra Setia Haris
Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster