Korupsi Dana Alkes

 380 total views,  2 views today

* Setgab Sumsel Desak Direktur RS Bari Dinonaktifkan

HL-Aksi-damai-Belasan-massa-trgabung-dalam-Setgab-mendesak-Walikota-PAlembang-menonaktifkan-Direktur-RS-BAri-Palembang-karena-terindikasi-dugaan-korupsi-alkes

Aksi damai-Belasan massa trgabung dalam Setgab mendesak Walikota PAlembang menonaktifkan Direktur RS BAri Palembang karena terindikasi dugaan korupsi alkes

PALEMBANG KS – Belasan massa yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan (Setgab) Sumsel mendesak Walikota Palembang Romi Herton untuk segera menonaktifkan Hj Makiani dari jabatannya selaku Direktur Rumah Sakit Bari Palembang. Hal ini dimaksudkan agar lebih kooperatif dalam penuntasan kasus indikasi korupsi pada pengadaan alat kesehatan CT Scan tahun anggaran APBD Perubahan 2011.

“Korupsi telah menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Padahal masalah korupsi telah dicanangkan pemerintah Indonesia dengan melakukan berbagai upaya, termasuk membuat peraturan mengenai korupsi,”kata Koordinator Aksi Setgab Sumsel, R Hutabarat didampingi Koordinator Lapangan Sobirin, didepan Kantor Pemkot Palembang, Senin (27/1).

Menurut dia, Wali Kota Palembang Romi Herton selaku kepala daerah kota administratif memiliki peranan, wewenang, tanggungjawab dan hak preogratif untuk memilih dan memberhentikan kepala SKPD.

Terlebih lagi ada kepala SKPD yang terlibat dalam dugaan korupsi, seyogyanya kata dia Wali Kota Palembang Romi Herton dapat segera mengambil sikap agar kinerja di rumah sakit tidak terganggu.

“Berdasarkan pengamatan kami, Direktur RS Bari Hj Makiani saat ini masih menjalani proses hukum di Kejaksaan Tinggi Sumsel dan statusnya tersangka dalam dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan berupa CT Scan pada APBD Perubahan tahun 2011. Seharusnya Walikota Palembang segera menonaktifkan jabatan Direktur RS Bari,”tuturnya.

Dia melanjutkan sebagai upaya kongkrit dalam pelaksanaan pemberantasan korupsi diperlukan semangat bersama, baik penegak hukum, pemerintah dan masyarakat sehingga pemberantasan korupsi dapat dituntaskan.

“Kami mendesak Walikota Palembang untuk segera menonaktifkan Hj Makiani dari Direktur RS Bari. Membuat fakta integritas kepada seluruh SKPD dalam Pemkot Palembang serta mengangkat pejabat sesuai dengan ilmu dan tupoksinya masing-masing,”katanya.

Dia mengacam akan mengerahkan massa lebih banyak lagi jika tuntutan ini tidak segera dipenuhi.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Palembang, Tatang Duka Reja menambahkan dalam hal ini pihaknya sangat kooperatif dan akan segera menindaklanjuti permasalahan ini dengan menginformasikannya ke Wali Kota Palembang Romi Herton.

“Sebagai perpanjangan tangan Wali Kota Palembang, kami akan lebih bersikap kooperatif dan akan segera memberitahukan soal aksi ini. Soal pemberhentian, semua diserahkan ke Wali Kota Palembang karena Wali Kota memiliki hak preogratif,”terangnya.

TEKS : ALAM TRIE

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster