Kesbangpol Pergencar Sosialisasi Pemilu

 207 total views,  2 views today

Ilst. Air

Ilst. Air

PALEMBANG, KS –  Upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di pemilihan umum legislatif (Pileg) 9 April mendatang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Palembang,  akan menggencarkan sosialisasi

Sosialisasi itu kata Kepala Kesbangpol Kota Palembang, Altur Febriansyah, akan dilakukan di 16 kecamatan di Palembang. “Saat Pemilukada Palembang lalu, tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya hanya 65 persen. Sementara di Pemilukada Sumsel, menurun menjadi 55 persen karenanya kita pergencar sosialisasi agar tingkat partisipasi meningkat,” kata Altur yang dibincangi, Senin (27/1) di ruang kerjanya.

Altur mengatakan, pemerintah pusat menargetkan tingkat partisipasi masyarakat dalam Pileg dan Pemilihan Presiden (Pilpres) sebesar 85 persen. “Jadi pada pileg 4 April nanti, kami optimis partisipasi masyarakat Palembang lebih dari 85 persen. Minimal sama dengan yang di targetkan pemerintah pusat tersebut,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, sambung Altur, pihaknya akan mensosialisasikan dan penyuluhan di 16 kecamatan yang ada di Kota Palembang. Sosialisasi ini bebernya, akan melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang, sebagai nara sumbernya.

“Selain itu ada juga dari birokrasi, seperti staf ahli Wali Kota Palembang, dan pihak-pihak terkait lainnya, sementara sosialisasi akan kami mulai pada Senin (2/2) nanti, serentak di 16 kecamatan,” ujarnya.

Altur menyebutkan, nantinya dalam sosialisasi tersebut, KPU juga akan melakukan simulasi cara menggunakan hak pilih. “Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir kesalahan dalam mencoblos, sehingga tidak ada surat suara yang tidak sah,” bebernya.

Altur menilai, kegiatan sosialisasi ini sangat positif dengan harapan RT, kelurahan serta tokoh masyarakat, dapat memberikan motivasi dan juga membantu pemerintah mensosialisasikan ini, agar tidak ada satupun warga mereka yang golput. “Suksesnya pemilu bukan hanya tugas KPU, pemerintah maupun panwaslu saja, melainkan menjadi tugas kita bersama,” ucapnya.

Altur menambahkan, demokrasi di sebuah negara tidak akan sukses jika hanya dilakukan oleh satu komponen saja tapi juga partisipasi masyarakat dan pihak-pihak lainnya. “Pemilihan umum nanti sangat penting, karena menyangkut kelangsungan negara dalam lima tahun ke depan, untuk itu masyarakat harus diberi pemahaman agar mereka berpartisipasi dengan cerdas dalam pemilihan tersebut,” tukasnya.

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster