GM Venus Ancam Lapor ke Walikota

10 total views, 3 views today

-Tidak Senang Digrebek Denpom-

denpom-2

Dempom. / Foto : Oscar Rizal /KS

 PALEMBANG, KS – Tidak terima tempat usahanya dirazia pasukan gabungan dari Denpom II/4 Sriwijaya, Provost Polda Sumsel dan Sat Pol PP Palembang, General Manager (GM) Venus Luxury Club Palembang, Thomas Erem marah-marah dan mengancam lapor Walikota Palembang.

Secara terang-terangan, Thomas mengungkapkan dirinya tidak senang dengan Sat Pol PP Palembang dan akan melaporkan itu ke Walikota Palembang, saat dilakukan razia Sabtu,  (25/1), malam.

Emosi Thomas naik saat Sat Pol PP Palembang memeriksa satu per satu karyawan Venus. Ia berpendapat, petugas Sat Pol PP Palembang tidak diperkenankan memeriksa identitas di tengah malam. Ia pun merasa, usaha yang ia jalani legal karena sudah membayar pajak dan mendapat izin dari Walikota Palembang.

“Karyawan di sini memiliki KTP, meskipun ada yang tidak berasal dari Palembang. Hanya saja, KTP mereka itu legal,” kata Thomas, yang berbicara sembari menggunakan mikropon.

Emosi Thomas tidak berhenti, dengan mikropon masih melekat di mulutnya, Thomas mengatakan jika tempat hiburanya kerap dikujungi oleh para pejabat di kota Palembang. Ia pun berencana melaporkan peristiwa yang ia alama ke Walikota Palembang.

“Saya ini hanya cari makan. Selama ini, saya tidak pernah diperiksa-periksa seperti ini. Tempat saya ini soalnya sering didatangi pejabat dan perwira,” kata Thomas.

Beruntung, Sat Pol PP Palembang tidak ikut emosi. Mereka pun mengajak Thomas untuk berdialog terkait razia yang dilakukan saat itu.

Hery, salah satu petuga Sat Pol PP menjelaskan KTP warga pendatang dari luar kota Palembang seharusnya memiliki izin dari Dinas Catatan Sipil. Meski sempat diwarnai cek cok mulut, petugas Sat Pol PP tetap merazia karyawan dan pengunjung Venus. Hasilnya, satu pengunjung terjaring razia karena tidak memiliki identitas.

Venus bukan satu-satunya tempat yang didatangi. Sebelumnya, tempat hiburan malam seperti Mantion Cafe Jalan Soekarno-Hatt, Karaoke Mahkota Mas SMB II, Darma Agung Sukarami, Center Stage Novotel, juga didatangi.

Namun, saat didatangi, hanya ada segelintir pengunjung dan beberapa diantara mereka terjaring karena tidak membawa KTP.

Komandan Denpom II/4 Sriwijaya, Letkol Rori Ahmad Sembiring, melalui Wakil Komandan, Kapten CPM Anwar Burhan, mengatakan, ini adalah kegiatan rutin Denpom II/4 Sriwijaya. Tujuannya, untuk memeriksa apakah ada anggota Denpom II/4 Sriwijaya yang berbuat kriminal di malam hari atau di tempat-tempat hiburan.

“Kita mengajak Provost Polda Sumsel dan Sat Pol PP Palembang untuk ikut razia sesuai dengan porsi tugas masing-masing. Kita berencana akan menggelar ini rutin dengan waktu yang tidak ditentukan,” kata Anwar.

Dari operasi ini, lanjut anwar, tidak didapati anggota Denpom II/4 Sriwijaya yang berbuat kriminal. Yang berhasil terjaring hanyalah 11 masyarakat sipil yang tidak membawa identitas.

“Jika terjaring dan terbukti berbuat kriminal, akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Anwar.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com