e-KTP Batal Dicetak di Daerah

 2,345 total views,  2 views today

Ilst. E-Ktp

Ilst. E-Ktp

PALEMBANG, KS – Kebijakan mencetak elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, seperti yang direncanakan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), batal diberlakukan tahun ini.

Alasan tak tersedianya anggaran dan operasional, membuat rencana mencetak e-KTP lebih cepat itu terpaksa dibatalkan. Sehingga pencetakan e-KTP tetap akan dilakukan oleh Kemendagri.

“Batal, rencana pencetakan e-KTP di kabupaten dan kota oleh Disdukcapil sesuai dengan Perpres,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)  Palembang, Ali Sobri ketika dibincangi di ruang kerjanya, kemarin.

Ali mengatakan, pihaknya baru mendapatkan penjelasan dan surat pemberitahuan rencana pembatalan itu, sehingga akan langsung memberitahukannya pada seluruh jajarannya. “Akibat batalnya mencetak e-KTP di kabupaten dan kota tersebut, maka penggunaan KTP non elektronik alias KTP manual masa penggunaannya juga diperpanjang. Sebelumnya hanya berlaku hingga akhir 2013, namun diperpanjang menjadi 31 Desember 2014,” jelasnya.

Ali memperkirakan, kesiapan pemerintah pusat menyediakan pengadaan alat pencetak e-KTP bisa saja tahun depan, dikarenakan penyediaan mesin ini memakan anggaran besar. “Kemungkinan sekitar 31 Desember 2014, akan ada surat pemberitahuan dari Mendagri melalui Direktorat Jendral Kependudukan dan Administrasi, yang akan mengabarkan apakah kebijakan mencetak e-KTP dikembalikan ke kabupaten dan kota seluruh Indonesia bisa dilakukan atau tidak.  Jika bisa, maka peralatan cetak akan dikirim untuk segera dioperasikan,” bebernya.

Ali menyebutkan, bagi masyarakat yang belum mendapatkan e-KTP tetap bisa menggunakan KTP lama. Bagi masyarakat yang memiliki KTP non elektronik, tapi sudah habis masa berlakunya juga tetap bisa mencetak KTP manual di masing-masing kecamatan secara gratis.

“Sesuai dengan surat edaran Wali Kota Palembang, tangal 1 Januari 2014, semua pembuatan KTP, kartu keluarga (KK) dan kutipan akta di kantor kelurahan, kecamatan dan Disdukcapil gratis bagi seluruh warga Palembang,” ucapnya.

Ali mengaku, adanya kebijakan mencetak e-KTP dikembalikan ke masing-masing pemerintah kabupaten dan kota, lantaran selama ini proses pencetakan e-KTP yang dilakukan sejak 2012 lalu, lamban proses pengerjaannya.

Seluruh penduduk di Indonesia yang wajib memiliki KTP ucapnya, di daftarkan dan harus dicetak e-KTP nya di Kemendagri sehingga membuat proses pencetakan lama. “Bahkan ada yang sampai saat ini e-KTP nya, belum diterima lantaran masih dalam proses menunggu pencetakan. Itulah sebabnya kedepannya proses pencetakan e-KTP dikembalikan ke pemerintah daerah agar prosesnya lebih cepat dan tidak akan lama seperti yang terjadi saat ini,”tukasnya.

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster