4 Hari Listrik di OKUS Padam

 98 total views,  3 views today

listrik-mati

Foto : Google Image

MUARADUA, KS – Mulai hari ini, Sabtu (25/1) sampai dengan Rabu (29/1), listrik di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan akan padam. Pemadaman selama empat hari itu, dilakukan mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB.

Pemadaman ini menurut Manajer PT PLN Rayon Muaradua, Ilyas, dilakukan karena adanya penggantian kabel listrik pada penyulang mutiara dan manikam dari kabel A3C  ke kabel jenis A3CS.

“Selain itu juga, dilakukan perbaikan konstruksi dan penggantian tiang listrik yang miring dari Baturaja sampai dengan Simpang Martapura. Pekerjaan ino, dilakukan guna untuk meningkatkan pasokan listrik di Muaradua,” jelas Ilyas ketika dibincangi di ruang kerjanya, Jumat (24/1).

Adanya pekerjaan tersebutlah menurutnya yang menyebabkan PT PLN, terpaksa harus melakukan pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Kabupaten OKU Selatan selama empat hari.

Daerah-daerah yang mengalami pemadaman listrik dimaksud yakni Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU. Sementara di Kabupaten OKU Selatan  yakni, Kecamatan Muaradua, Simpang Martapura, Buay Rawan, Buay Sandang Aji, Buay Pemaca, Kisam Ilir, Buay Runjung, Runjung Agung.

Kemudian Pulau Beringin, Sindang Danau, Kisam Tinggi dan Muaradua Kisam. “Untuk Kecamatan Muaradua, ada sebagian yang listriknya tetap menyala yakni di kawasan Pasar Muaradua dan perkantoran Pemkab OKU Selatan. Disana tidak dilakukan pemadaman, karena suplai listrik nya berasal dari penyulang Jamrud Martapura,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Ilyas juga menerangkan selama ini sering terjadinya byar pet di kawasan OKU Selatan dikarenakan jauhnya jarak Gardu Induk (GI) dan letak geografis OKU Selatan. Karenanya jarak  GI yang jauh, sehingga sering terjadi persoalan. Ini ditambah dengan banyaknya pepohonan yang tumbuh di sepanjang aliran listrik tersebut, sehingga ranting serta pohon yang tumbang dapat mengakibatkan listrik padam.

Untuk mengatasi itu semua, Ilyas menyebut sudah seharusnya di wilayah OKU Selatan memiliki GI sendiri. Sehingga pasokan listrik ke pelanggan, akan lebih efisien karena jarak tempuh ke pelanggan tidak jauh.

“Namun karena belum adanya GI, sementara waktu kita mengoperasikan AVR (Travo), guna menaikkan tegangan listrik yang khusus diperuntukkan bagi daerah–daerah yang jaraknya jauh atau di luar Kota Muaradua. Tetapi itu tidak bisa maksimal, karenanya kita mohon maaf kepada pelanggan jika masih sering terjadi pemadaman listrik,” tukasnya.

TEKS              : FITRI

EDITO             : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster