Spanduk Caleg Menyalahi Aturan

 216 total views,  2 views today

Tampak atribut Caleg yang semrawut di pintu gerbang komplek OPI, Jakabaring, Palembang, Beberapa waktu lalu. Foto ; Iwan Cheristian

Tampak atribut Caleg yang semrawut di pintu gerbang komplek OPI, Jakabaring, Palembang, Beberapa waktu lalu. Foto ; Iwan Cheristian

INDERALA KS-Walau sudah diberikan sosialisasi serta teguran terkait pemasangan alat peraga Calon Anggota Legislatif (Caleg), dan Partai Politik (Parpol), seperti baliho, sepanduk dan lain-lain, namun masih banyak caleg maupun parpol yang menyalahi aturan.

Pantauan di lapangan, baliho, spanduk, dan stiker para caleg maupun bendera parpol bertebaran hampir disudut Jalan Lintas Timur (Jalintim), Palembang-Inderalaya.

Anggota KPU OI Divisi Hukum, Amrah Muslimin SE Msi, Rabu (22/1), mengatakan, 95persen pemasangan dan isi baliho hingga striker menyalahi aturan. Menurutnya KPU sudah memberikan peringatan tertulis sebanyak 2 kali, menindaklanjuti pelanggaran penempatan atribut kampanye 95 persen salah besar.

“Ya, Sesuai aturan PKPU No 15 tahun 2013 tentang aturan KPU jelas menyebutkan baliho caleg dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan, kalaupun memasang baliho hanya boleh logo partai dan foto pengurus yang tidak sedang nyaleg, hal tersebut juga berlaku untuk spanduk dan stiker,” tuturnya.

Katanya, yang benar adalah dalam satu Daerah Pemilihan (dapil),  di cetak sepanjang  7×1,5, 1meter per desa/kel setiap parpol. Hal itu seperti yang dilakukan Partai Golkar dimana  satu paket caleg-nya,”ujarnya

Ia berharap setiap caleg ataupun pengurus parpol wajib membaca dan mentaati aturan. Selain kesalahan isi baliho dan spanduk, penempatan juga menyalahi aturan seperti di tiang listrik, pohon, jembatan.

“Sesuai aturan PKPU no 15 thn 2013 tentang aturan kampanye, pasal 17 ayat 1-4, menyebutkan soal kampanye pemasangan alat peraga tidak boleh di RS, fasilitas pendidikan, jalan protokol, taman, pepohonan. Baliho hanya diperuntukkan bagi parpol, foto pengurus bukan pengurus parpol yang nyaleg. Kita harapkan kesadaran peserta caleg maupun pengurus parpol untuk memahaminya,” tuturnya

Sementara itu, Kasat POl PP Pemkab OI, Refli mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Panwaslu OI terkait banyaknya pelanggaran alat peraga kampanye. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengundang dan berkoordinasi dengan pimpinan parpol terkait pembersihan baliho, spanduk yang melanggar aturan

“Kita sudah berkoordinasi  dan rekomendasi dengan Panwaslu OI sudah ada. Yang jelas kita ada protap, paling tidak kita akan bertemu dengan pimpinan parpol, beberapa sudah kita hubungi mereka beralasan tidak tahu aturan tersebut. Yang jelas sampai saat ini kita masih imbau, agar dapat melepaskan sendiri,” ujarnya.

 

TEKS        : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster