Peserta Olimpiade Dipungut Biaya Rp2juta

 332 total views,  2 views today

Ida Royani Zaini, bersama Angeli Indah Putri

Ida Royani Zaini, bersama Angeli Indah Putri

-Terancam Batal Berangkat-

PALI | KS-Niat Angeli Indah Putri, peserta Olimpiade Nasional Bahasa Inggris asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), untuk mengharumkan nama PALI di ajang Olimpiade Nasional Bahasa Inggris terancam kandas.

Pasalnya orang tuanya Angelia masih kebingungan mencari dana yang diminta pihak sekolah. Tidak tanggung-tanggung, dana yang diminta pihak sekolah sebesar Rp 2 juta yang rencananya untuk biaya keberangkatan.

“Kalau Rp 2 juta, saya tidak punya. Makanya bingung, apakah berangkat atau tidak,” keluh Ida Royani Zaini, orang tua Angeli, kepada KabarSumatera, Rabu (22/1).

Menurut Ida, anaknya sudah mendapat bantuan dana dari Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo sebesar Rp 8 juta. Bantuan ini diberikan melalui kepala Dinas Dikbudpora, Drs M Amin MM. (Lihat kabarSumatera edisi 22/1/2014).

“Herannya, biar sudah dibantu pak Bupati tapi kami masih dimintai duit Rp 2juta. Kalau masih bayar Rp 2juta, berarti sama saja dengan biaya sendiri. Urung dibantu Bupati,” keluhnya.

Ida menuturkan, dirinya diminta menyediakan uang Rp 2 juta itu oleh Kepala SMPN 2 Talang Ubi, Drs Zainul dan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten PALI, Sedi Suhardi.

“Kata dia (kepsek), kami tidak mampu menyediakan dana tersebut, ada orang tua yang mau menyediakan uang itu. Pihak sekolah dan dewan pendidikan itu beberapa kali membujuk kami untuk menyerahkan uang itu. Bukan kami tidak mau, tapi kami tidak punya uang sebesar itu. Saya juga kan harus ngasi uang saku anak saya. Masa masih diminta lagi. Kalau ada nggak masalah pak,” tuturnya.

Ida menambahkan, berdasarkan Petunjuk Pelaksana (juklak) yang di terima, seluruh biaya akomodasi ditanggung panitia. Setiap peserta diberi jatah untuk dua orang, yaitu siswa dan guru pembimbing. “Artinya biaya makan dan hotel anak saya dan gurunya ditanggung oleh panitia. Saya tidak mengerti kenapa kepala sekolah ikut berangkat. Dia tidur dimana? Jatah dari panitia kan cuma untuk anak saya dan gurunya saja. Apa mungkin saya yang menanggung biaya hotel kepala sekolah. Kalau untuk jajan anak saya kan bisa kasih langsung ke anak saya,” ungkap Ida.

Drs Zainul, Kepala SMPN 1 Talang Ubi, saat dikonfirmasi membantah bila meminta sejumlah uang kepada orang tua siswa untuk biaya keberangkatan ke Bali. “Maksud saya, minta uang untuk jajan anak selama di Bali. Mungkin anaknya kepingin beli sesuatu, kalau ada uang itu kan bisa langsung beli,” jelas Zainul.

Zainul juga menjelaskan, awalnya ia mengajukan pinjaman kepada Bupati PALI sebesar Rp 20juta. Karena dana BOS belum cair dan akan dikembalikan lagi saat dana BOS sudah turun. “Itu bukan bantuan. Tapi pinjaman. Cerita sebenarnya banyak pak. Tapi nanti saja nunggu saya pulang dari Bali,” ujarnya.

“Posisi Angeli juga tidak bisa diganti orang lain. Tiketnya sudah dipesan di Palembang. Besok (hari ini, red) kami berangkat” ungkapnya.

Mengenai pinjaman ini sendiri diakui oleh Drs M Amin MM Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten PALI. “Seharusnya biaya ini dimasukkan dalam RAPBS sekolah. Karena dana BOS. Belum cair, makanya kita pinjami dahulu. Nanti saat BOS nya cair, akan dikembalikan” ujarnya.

Saat ditanya mengenai orang tua siswa dimintai uang oleh pihak sekolah, Amin mengaku tidak tahu. “Pinjaman kemarin itu kan diserahkan ke sekolah. Anda lihat sendiri kan. Kalau orang tuanya kembali dimintai uang, saya tidak tahu” ujarnya.

Seperti diberikan sebelumnya, Angeli Indah Putri siswi SMPN 1 Talang Ubi berhasil menembus final Olimpiade Nasional Bahasa Inggris yang digelar di Denpasar Bali pada 24-26 Januari 2014. Angeli bersama 80 peserta lainnya berhasil menyingkirkan 15.000 peserta dari seluruh Indonesia.

 

Teks/Foto  : Indra Setia Haris

Editor         : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster