SFC di Landa Badai Cidera

 298 total views,  2 views today

Selebrasi Pertama - Selebrasi pertama Kone didepan Suporter SFC ketika menjebol gawang Semen Padang di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Dalam ajang lanjutan Inter Island Cup 2014, Selasa (14-1)

SFC

Palembang, KS –Jelang kompetisi Indonesian Super Leauge (ISL) 2014-2015 yang akan dimulai pada 1 Februari mendatang, Sriwijaya FC ( SFC) dihadapkan dengan sejumlah masalah salah satu diantaranya yakni hantaman badai  cidera yang menerpa para punggawa Laskar Wong Kito.

Sebelum tim mengikuti ajang Inter Island Cup (IIC) 2014, ada beberapa nama yang  dihantam cidera yakni Erol Iba, M. Hamzah, Rivan Nahumarury serta M.Sobran.

Memasuki ajang IIC, tepatnya pada babak delapan besar, rentetan cidera tersebut bertambah dengan menyusulnya duo punggawa inti Laskar Wong Kito yakni M Sumardi dan Maman Abdurahman usai bertanding melawan Barito Putera.

Menanggapi rentetan badai cidera, Pelatih SFC, Subangkit mengatakan, dirinya mengakui pusing dengan adanya cidera yang melanda tersebut mengingat ISL yang sebentar lagi bergulir. Untuk itu, dirinya sadar benar apabila saat ini pemain yang ada harus dimaksimalkan.

“ Memang saat ini kita sedang dihantui masalah cidera. Untuk itulah kita akan secermat mungkin mengoptimalkan pemain yang ada, baik itu pemain muda yang kita miliki sekarang ini,” ujar Subangkit.

Sementara itu, Dokter tim SFC, Victor menjelaskan, pada ajang pembuka kompetisi ISL musim ini yang akan bertemu Persib Bandung langsung, 2 Februari mendatang, SFC belum bisa dipastikan akan diperkuat sejumlah pemain intinya tersebut. Hal ini dikarenakannya para pemain yang mengalami cidera saat ini masih dalam tahap pemulihan.

Namun, untuk kedua pemain yang cidera yakni Maman dan Sumardi sendiri, Victor menuturkan jika kedua pemain yang baru saja mengalami cidera saat ini masih menjalani terapi dari dokter tim medis. Dirinya pun  memprediksi apabila kondisi kedua pemain akan diupayakan segera kembali fit satu pekan kedepan.

“Saat ini kondisi Maman dan Sumardi memang belum fit seratus persen. Untuk itu, kita terus melakukan terapi kepada kedua pemain, agar bisa sembuh sebelum ISL bergulir,” ujar dokter Victor, Selasa (21/1).

Ia menambahkan, cedera paha Sumardi dinilai juga telah membaik. Kondisinya sudah hampir 60 persen dibandingkan sebelumnya. Namun untuk Maman memang cukup parah. Cedera lutut yang dialami Maman biasanya memakan waktu yang cukup panjang.

Oleh sebab itulah, pihaknya masih akan terus memantau perkembangan kedua pemain ini, apakah bisa diturunkan pada laga perdana SFC kontra Bandung nanti.

“ Kita masih terus pantau para pemain yang cidera, untuk Hamzah dan Erol sendiri masih dalam proses penyembuhan cedera paha, namun perkembangan keduanya sudah mencapai 80 persen. Dengan waktu seminggu kedepan, diharapakn keduanya bisa pulih dan diturunkan saat tandang ke Bandung nanti,” jelasnya.

Ditambahkannya, saat ini pemainnya yang dipastikan tak bisa tampil bersama untuk waktu yang lama hanya M. Sobran saja. Karena, pemilik jersey nomor dua ini baru saja melakukan operasi untuk cidera yang dideritanya tersebut. Pasca operasi lutut memang dibutuhkan waktu yang cukup panjang setidaknya selama enam bulan kedepan, untuk pemanasan saja harus mendapatkan rekomendasi dari dokter spesialis otot dan tulang.

“Jadi hanya Sobran yang akan absen lama tidak memperkuat SFC pasca opersainya. Untuk pemain lainnya kita harap akan segera sembuh agar  SFC bisa tampil full team di kompetisi ISL nanti,” tukasnya.

 

Teks      : Saddam

Editor  : Rinaldi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster