PTSB Targetkan Produksi 6 juta Ton Pada 2016

 63 total views,  3 views today

Komplek PT Semen Baturaja Tbk

Komplek PT Semen Baturaja Tbk

– Fokus Bangun Dua Pabrik Baru

PALEMBANG KS-Perseroan Terbatas (PT) Semen Baturaja Tbk tahun ini memfokuskan diri membangun dua pabrik semen lagi di Muaradua, Kabupaten OKU Selatan dan Sorolangun, Jambi. Langkah itu semata-mata untuk meningkatkan kapasitas produksinya hingga 6juta ton hingga tahun 2016 mendatang.

“Sebelum membangun dua pabrik, terlebih dahulu melengkapi syarat administrasi dan dokumen lainnya. Saat ini masih dalam proses perizinan, baik dipusat maupun didaerah yang menjadi lokasi pabrik,”kata Kepala Bagian Umum, Hukum dan Humas PTSB Tbk, Zulman, kemarin.

Menurut dia, dipilihnya dua lokasi itu sebagai pabrik semen karena didua daerah itu berpotensi banyak memiliki kandungan bahan kapur yang akan dijadikan sebagai bahan dasar pembuat semen.

Untuk meningkatkan produksi semen itu, kata dia, salah satu langkah ialah dengan membangun pabrik lagi. Kapasitas produksi pabrik baru baik di Muaradua maupun Sorolangun rencananya mencapau 4juta ton dengan asumsi masing-masing pabrik berproduksi 2juta ton.

Dia mengaku, upaya membangun dua pabrik tersebut semata-mata untuk memenangkan persaingan dan menguasai pangsa pasar semen, terutama di wilayah Sumbagsel.

“Angka produksi 6juta itu didapat dari dua pabrik baru dengan total produksi mencapai 4juta ton, ditambah dengan produksi pabrik semen mill mencapai 2juta ton. Soal berapa investasi untuk membangun dua pabrik belum diketahui,”terangnya.

Dia melanjutkan dengan hadirnya dua pabrik baru itu nanti diupayakan dapat melakukan ekspor dan merebut sebagian market share di Pulau Jawa.

Saat ini, lanjut dia, semen baturaja berhasil menguasai 90% pangsa pasar semen di Sumbagsel meliputi Sumsel, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung. Selebihnya diambil produsen semen merek lain.

“Untuk di Sumsel saja sebenarnya produksi semen baturaja belum begitu mencukupi. Bayangkan saja infrastruktur fly over Jakabaring, underpass Patal Pusri dan duplikasi jembatan musi II hingga fly over Lampung menggunakan semen baturaja. Apalagi ketika telah dimulainya proyek pemerintah. Biasanya peningkatan permintan semen terjadi pada Februari-Maret hingga akhir tahun saat proyek hampir selesai dikerjakan,”jelas Zulman seraya mengatakan untuk proyek BUMN pun direkomendasikan menggunakan semen baturaja.

 

TEKS       : ROMI MARADONA

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster