Penyebarangan di TAA Terhenti

 259 total views,  2 views today

Pelabuhan Tanjung Api-Api

Pelabuhan Tanjung Api-Api

PALEMBANG, KS-Penyeberangan dari Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) ke Kepulauan Bangka dan Belitung (Babel), saat ini terhenti untuk sementara itu waktu. Hal itu dikarenakan adanya himbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Kenten, Palembang, agar semua aktivitas pelayaran di Sumsel dihentikan.

Kepala BMKG Klas I Kenten, Palembang, Muhammad Irdham menyebut, himbauan agar seluruh kegiatan pelayaran dihentikan, karena mengingat besarnya ombak di perairan Selat Bangka.

“Untuk saat ini, tinggi ombak bisa mencapai tiga sampai empat meter, ketinggian ombak tersebut bisa membahayakan keselamatan pelayaran. Karenanya kebijakan untuk menunda pelayaran, sebaiknya dilakukan,” kata Irdham ketika dibincangi, Selasa (21/1).

Ia menilai, saat ini berdasarkan pencitraan satelit, banyak terdapat awan putih disepanjang Pulau Jawa dan Timur Laut Australia. Dilokasi tersebut, terjadi badai Jun yang ditimbulkan akibat pertemuan arus udara ke selatan. “Pengaruhnya menyebabkan terjadinya angin menjadi kencang. Kecepatannya sekitar 10-20 knot,  ini termasuk tinggi ketimbang kondisi normal yakni 5-10 knot. Kita prediksi hingga tiga hari kedepan,” bebernya.

Ia menyebut,  tahun ini memang curah hujan yang mengguyur wilayah Sumsel lebih rendah jika dibandingkan tahun lalu. Hanya saja dampaknya lebih besar ketimbang tahun lalu. Prediksinya, puncak curah hujan, terjadi pada Maret mendatang. “Kondisi ini merata di seluruh Sumsel,” ucapnya.

Sementara itu, Perum Damri yang selama ini menjadi satu-satunya  yang memberikan pelayanan transportasi bagi masyarakat yang hendak menuju Pelabuhan TAA, juga menghentikan aktivitas angkutan ke TAA untuk sementara waktu.

General Manajer (GM) Damri, Indra menyebut, mereka sudah menerima surat himbauan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub), terkait penundaaan pelayaran baik dari Palembang ke Bangka maupun sebaliknya.  “Kita memang, tidak terkait langsung dengan aktivitas penyeberangan laut. Tapi kita sebagai penyedia angkutan, juga tetap menuruti maklumat tersebut,”  imbuhnya.

Surat imbauan tersebut, lanjutnya, berisikan imbauan untuk semua pelayaran baik dari Pelabuhan Boom Baru maupun TAA, sementara waktu menghentikan aktivitasnya untuk berlayar hingga 25 Januari mendatang. “Jadi karena tidak ada aktivitas penyeberangan, tentunya kita juga menghentikan aktivitas angkutan ke TAA, “ujarnya.

Meski demikian, pihaknya juga menunggu koordinasi dengan operator pelayaran. Jika cuaca sebelum tanggal yang ditentukan sudah baik, maka aktivitas boleh dilanjutkan. “Begitu pula sebaliknya. Jika lewat tanggal itu cuaca masih buruk, tentu diperpanjang,” tambahnya.

Menurutnya, penundaan aktivitas ini sedikit banyak berdampak pada pemasukan Damri sendiri. Kendati demikian, ia tetap mengutamakan keselamatan calon penumpang yang hendak menyeberang. “Pernah ada ibu-ibu yang memaksakan hendak ke Pangkal Pinang. Tapi kita tidak mengantarnya dengan alasan tersebut,”  bebernya.

Sementara, Koordinator Tagana Sumsel, Samarwan menegaskan, demi mengantisipasi adanya bencana seperti banjir, longsor dan angin puting beliung, pihaknya mengoptimalkan beberapa posko yang disediakan di beberapa daerah untuk selalu siaga.

“Posko-posko inilah yang nantinya melaporkan kondisi terkini masing-masing daerah. Kita tetap berkoordinasi dengan daerah setempat, melalui Tagana, BPBD dari daerah itu sendiri, sehingga dengan demikian jika terjadi bencana akan cepat bisa ditanggulangi ataupun diberikan bantuan,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya hingga kini belum ada laporan akan adanya korban jiwa namun terdapat beberapa kerusakan rumah ringan yang diterjang banjir. “Masyarakat harus waspada, terlebih bagi rumah-rumah yang berada di bantaran sungai seperti halnya di Muba yang juga rentan terhadap angin puting beliung dan longsor. Khusus puting beliung, sejauh ini belum terdeteksi secara pasti, namun terpantau di beberapa titik di daerah OKU Timur,” tukasnya.

 

TEKS               : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster