Pembangunan Masjid Raya Dipercepat

 269 total views,  2 views today

Ilustrasi Rancangan Masjid Raya Sriwijaya

Ilustrasi Rancangan Masjid Raya Sriwijaya | Dok KS

PALEMBANG, KS-Perencanaan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di lahan seluas 16 hektar, di kawasan Jakabaring, akan dikebut.  Yayasan Wakaf Masjid Raya Sriwijaya, menyerahkan sepenuhnya kepada Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, untuk mempercepat  pembangunan masjid tersebut.

Hal ini diungkapkan pengurus Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya saat beraudensi dengan Gubernur Sumsel di Griya Agung, Selasa (21/1).  “Selama ini, yang menjadi kendala pembangunan Masjid Raya Sriwijaya itu, pada konsep dan perencanaan. Sekarang, kita serahkan ke gubernur,  untuk memimpin perencanaan pembangunan tersebut,” kata Ketua Yayasan Masjid Raya Sriwijaya, Zamzami Ahmad didampingi Komisaris Bank Syariah Mandiri, Marzuki mengatakan, kemarin.

Ia menyebut, untuk merealisasikan pembangunan masjid tersebut, masih ada kendala pembebasan lahan.  Menurutnya masih ada sekitar satu hektar lahan yang belum dibebaskan. “Namun itu, akan segera diselesaikan. Sehingga pembangunan fisiknya, bisa segera dilaksanakan. Dalam waktu empat sampai lima tahun kedepan, Masjid Raya Sriwijaya ini kita targetkan sudah berdiri,” ucapnya.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin sebelumnya meminta perusahaan-perusahaan besar yang berada di Sumatera Selatan menyisihkan dananya untuk membantu agar dapat mempercepat rencana pembangunan Masjid Raya Sriwijaya yang diestimasikan menelan dana sebesar Rp 1,2 Triliun. Meski begitu, Alex mengungkapkan dirinya tetap optimis dan yakin dana yang terbilang besar untuk pembangunan masjid Raya Sriwijaya akan segera terkumpul.

Sementara itu Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menyebut,  rencana pemprov untuk menjadikan Masjid Raya Sriwijaya menjadi masjid termegah di Asia, bukanlah suatu yang mustahil.

“Kita akan mewujudkan itu, penggalangan dana terus dilakukan. Panitia sudah mencari sumber dana, baik dari masyarakat, instansi pemerintahan, BUMN yang beroperasi di Sumsel hingga negara-negara sahabat seperti negara di kawasan Timur Tengah, Brunai Darusallam dan Malaysia,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR        : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster