Dirjen P2KT RI Resmikan Jembatan Muara Kuang

 235 total views,  2 views today

Dirtjen P2KT,  Ir. H. Jamaluddien Malik, MM didampingi Bupati OI H Mawardi Yahaya saat Peresmian Jembatan Muara Kuang.

Dirtjen P2KT, Ir. H. Jamaluddien Malik, MM didampingi Bupati OI H Mawardi Yahaya saat Peresmian Jembatan Muara Kuang.

-Warga : Terima Kasih, Jembatan Itu Sangat Berarti-

INDRALAYA|KS-Terbentang di atas Sungai Ogan, jembatan rangka baja sepanjang 105 meter di Desa Tanah Abang, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), kini sudah bisa dinikmati masyarakat sekitar dan juga warga transmigrasi.

Keberadaan jembatan sarat makna, yakni dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi serta transportasi yang menghubungkan Desa Tanah Abang dan Kelurahan Muara Kuang. Selain itu, jembatan tersebut juga bisa menghubungkan jalur Lintas Tengah Sumatera.

Dulu, masyarakat terisolir. Untuk menyebrang, warga tergantung dengan alat transportasi air yakni ketek untuk beraktifitas sehari-hari.

Keberadaan jembatan rangka baja tidak lepas dari usaha dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, serta berbagai pihak termasuk Kemenakertrans RI.

Selasa (21/1),  Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Republik Indoneisa (RI), yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT),  Ir. H. Jamaluddien Malik, MM, secara simbolis telah meresmikan jembatan tersebut.

Dihadiri langsung oleh Bupati OI Ir H Mawardi Yahya, Wakil Bupati OI H Daud Hasyim, Ketua Tim Penggerak PKK, Hj Fauziah Mawardi, Kapolres OI, Dandim 04-02, Pabung, Camat, dan unsur muspida serta ribuan masyarakat Kecamatan Muara Kuang.

Tokoh masyarakat Muara Kuang, H Rusdi Malika mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dibangunnya jembatan rangka baja dikecamatannya. “Diliputi rasa bahagia kami masyarakat Muara Kuang merasa sangat terbantu, tentunya akan terukir abadi dalam relung hati kami, atas perhatiaannya terhadap kami hingga terbangunnya jembatan yang menghubungkan Desa Tanabang dengan Kelurahan Muara Kuang,” ujarnya

Bupati OI Ir H Mawardi Yahya dalam kesempatannya mengatakan, terwujudnya jembatan tersebut berkat kerja keras bersama, cita-cita bersama dan keinginan bersama demi kemajuan kabupaten OI terwujudlah progam pembangunan jembatan ini.

“Semoga jembatan ini dapat bermanfaat bagi warga Muara Kuang, terutama bagi para warga transmigrasi. Saya minta kepada semua masyarakat untuk menjaga dengan baik jembatan ini karena merupakan milik bersama,” harapnya.

Sementara itu, Dirtjen P2KT,  Ir. H. Jamaluddien Malik, MM menjelaskan, tujuan diadakannya transmigrasi ini demi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dan mendorong ekonomi masyarakat lebih baik lagi.

“Semoga warga transmigran berkembang. Berdirinya jembatan ini diharapkan transportasi lebih lancar bagi warga Muara Kuang. Saya yakin warga Muara Kuang dapat menjaga jembatan ini,” tuturnya.

Faturrahman, warga Unit Penempatan Transmigrasi (UPT), II, mengatakan, keberadaan jembatan sangat berarti. Hal ini untuk memperlancar perekonomian dan aktifitas warga. “Sebelum ada jembatan, kami sangat susah untuk beraktifitas. Untuk menyebrang, harus mengeluarkan kocek Rp 2000 perorang dan Rp 5000, jika dengan motor. Ini sangat membantu,” singkatnya. (ADV).

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster