Dewan Setujui Bahas Lima Raperda

 229 total views,  2 views today

PERDA

PAGARALAM, KS-Empat fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam, Selasa (21/1), menyetujui untuk membahas lima Rancangan Peraturan Derah (Perda) yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot),  agar menjadi Peraturan Daerah (Perda) baru di tahun 2014.

Ke empat fraksi yang ada di DPRD Kota Pagaralam, mempunnyai pandangan yang sama terhadap lima raperda yang diajukan pemkot tersebut. Mereka setuju, ke lima raperda itu dilanjutkan pembahasannya agar bisa disahkan menjadi perda.

Hal ini disampaikan empat fraksi melalui juru bicaranya masing-masing, Fraksi Golkar melalui Sulianti, Fraksi PAN melalui  Muksinudin SH,  Fraksi Gunung melalui Dedy Stanza SH dan Fraksi Gare melalui juru bica Nanto Ciken SE.

“Memang sudah saat ini, Kantor Kantor Pemuda dan Olahraga dipisahkan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Tujuannya, agar kinerjanya lebih optimal,” kata juru bicara Fraksi Fare, Nanto Ciken, kemarin.

Menurunya, pada dasarnya pembentukan Kantor Pemuda dan Olahraga, untuk mendukung dan mempercepat perkembangan dunia olah raga di Kota Pagaralam. “Kerjasama antara instansi ini dengan berbagai organisasai kemasyarakat bidang olahraga, akan dapat terjadi lebih optimal dalam mendukung prestasi para atlit dalam berbagai bidang,” ujarnya.

Ia mengatakan, dukungan dari pembangunan atau penyediaan fasilitas olahraga yang selama ini terkesan tertunda, diharapkan dengan adanya Dinas Pemuda dan Olahraga maka fasilitas olahraga di Pagaralam bisa dilengkapi.

“Demikian pula dengan Perda tentang Hiburan dan Minuman Keras (Miras), lahirnya perda ini kedepannya dapat diharapkan untuk menekan tindak pidana yang diakibatkan miras, dan korban miras oplosan,” ucapnya.

Sementara juru bicara Fraksi Golkar, Sulianti menyebut pembentukan lembaga atau organisasi pemerintahan yang baru tentunya diharapkan akan dapat mendukung kelancaran dan kinerja aparatur pemerintah.

“Kita ingin pembentukan lembaga yang baru atau organisasai tata lembaga teknis daerah, selain akan dapat menghemat anggaran dan dapat mendukung kelancaran roda pemerintahan,” katanya seraya berujar, untuk hiburan malam dan peredaran miras memang sudah saatnya dibentuk aturan main, karena selama ini sudah cukup banyak korban dan dapak yang ditimbulkan oleh kedua persoalan tersebut.

Ketua DPRD Kota Pagaralam, Ruslan Abdu Gani SE mengatakan, semua fraksi menerima pengusulan pembahasan raperda, yang sudah masuk melalui Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kota Pagaralam.

“Sejauh ini kita tengah berupaya mencari dasar hukum yang lebih tinggi, agar pembentukan perda itu nantinya tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi, baik itu PP,  Permen dan UU,” jelasnya.

Terpisah, Wali Kota Kota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati Basjuni MKes didampingi Kabag Hukum Sudirman mengatakan, kalau yang baru diusulkan pembentukan meliputi, Raperda tentang pembentukan organisasai dan tata kerja Kantor Pemuda dan Olahraga, kedua tentang Pengawasan dan Pembatasan Kegiatan Hiburan, serta Raperda tentang Pengawasan Peredaran Minuman Keras atau beralkohol.

“Kemudian, perubahan Perda Nomor 3 tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasai dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah dan ketiga Raperda perubahan atas Perda Nomor 2 tahun 2008 tentang Organisasai dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Kota Pagaralam,” tukasnya.

 

TEKS              : ANTONI STEFEN

EDITOR        : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster