Bupati Geram Sampah Tak Kunjung Dibuang

 242 total views,  2 views today

-Beli Lahan Untuk TPA

Truk Sampah melakukan pembuangan di Lokasi lahan pembuangan sampah di Simpang Raja

Truk Sampah melakukan pembuangan di Lokasi lahan pembuangan sampah di Simpang Raja

PALI | KS-Sudah dua minggu terakhir, persoalan sampah di Talang Ubi menjadi pergunjingan ditengah masyarakat. Tumpukan sampah ada dimana-mana. Bau busuk yang menyengat dan tebaran lalat menghiasi setiap sudut jalan. Bupati PALI, Ir H. Heri Amalindo geram dengan masalah tersebut.

Tumpukan sampah ini bukan karena tidak adanya kepedulian petugas. Akses jalan menuju TPA yang rusak berat mengakibatkan sampah tidak bisa diangkut. Truk pengangkut sampah bermuatan penuh sampai menginap di halaman rumah mantan kepala UPTD Kebersihan.

Mulai Selasa (21/1), truk sampah harus membuang angkutannya di daerah Simpang Raja. “Mulai hari ini dibuang ditanah milik pak Bupati. Sengaja dibeli dari uang pribadi beliau untuk mengatasi masalah sampah ini,” kata Asrohi S.Sos MH, Camat Talang Ubi.

Saat ditanya harga belinya, Asrohi mengungkapkan pembelian lahan ini semata-mata bentuk kepedulian Heri Amalindo terhadap masyarakat. “Yang jelas beliau sangat peduli dengan warga,” tuturnya.

Menurut Asrohi, pada awalnya ia juga merelakan lahan kebunnya untuk dijadikan tempat pembuangan sampah selagi akses jalan menuju TPA masih rusak. Namun karena akses menuju lahan pribadi Asrohi juga tidak memungkinkan dilalui, pembuangan dilahannya diurungkan. Dan dialihkan ke Simpang Raja.

Sementara, Penjabat Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM saat dikonfirmasi masalah ini diruang kerjanya hanya merendah. “Hanya kebetulan saja. Lagi pula ini diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat banyak. Apalah artinya. Tidak perlu dibesar-besarkanlah,” ungkapnya.

Menurut Heri, ia melakukan tindakan ini karena tidak tahan melihat tumpukan sampah berserakan dimana-mana. “Kalau dibiarkan bisa jadi biang penyakit. Kasihan masyarakat banyak,” tambahnya.

Heri melanjutkan, Setelah dua minggu tidak juga ada tindakan berarti, ia mencari tahu lahan yang bisa digunakan untuk dijadikan lokasi pembuangan sampah. “Kebetulan ada yang butuh uang dan kebetulan juga ada. Akhirnya kita beli,” tambahnya.

Heri berharap dengan adanya solusi ini warga tidak lagi resah dengan persoalan sampah ini. “Sampaikan juga kepada masyarakat, kalau staf kami di Pemkab sedikit terlambat, kami mohon maaf,” ujarnya.

 

 Teks/Foto   : Indra Setia Haris





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster