Spesialis Jambret “Keok” Diterjang Timah Panas

 332 total views,  2 views today

Ilst. Senjata Api | Net

Ilst. Senjata Api | Net

-Pernah Dibantu Oknum Jaksa-

PALEMBANG, KS –Mencoba kabur saat akan ditangkap petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polsekta Kalidoni Palembang, spesialis bandit jalananan (Jambret) “keok” diterjang timah panas, Minggu (19/1).

Muhammad Ikhsan (27), warga Jalan Sutami, Lorong Kapling, RT 13, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni Pelambang ini, selain harus mendekam dibalik jeruji penjara Mapolsekta Kalidoni, ia juga harus menahan rasa sakit dibetis kaki kananya, akibat ditembak petugas yang hendak menangkapnya.

Penangkapan terhadap Ikhsan lantaran menjabret Ibu Rumah Tangga (IRT), bernama Saudah (20), warga Jalan Malaka 2, RT 12, Kelurahan Bukit sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Saat itu, korban melintasi Jalan Sapta Marga, Simpang Tiga Kebun Siring, Kelurahan Bukit sangkal, sekitar pukul 12.30 WIB. Rupanya pelaku yang sudah mengintai korban.

Dengan mengendari sepeda motor Suzuki Satria warna putih dengan Nopol BG 4458 QC, pelaku manjambret kalung emas milik korban.  Sadar akan dirinya telah menjadi korban penjambretan,  Saudah langsung berteriak.

Korban yang berteriak dilokasi kejadian, didengar oleh warga setempat dan anggota Polisi yang saat itu berada ditempat kejadian perkara (TKP).

Tak ayal warga dan polisi langsung melakukan pengejaran. Ketika petugas akan melakukan penangkapan, Ikhsan melakukan perlawanan. Alhasil, timah panas bersarang di kakinya dan membuat dirinya tersungkur ke tanah.

Dihadapan petugas Ikhsan mengakui jika penjambretan yang dilakukannya bukanlah yang pertama. Menurutnya sejak dirinya bebas dari tahanan bulan Oktober silam, ia sudah sebanyak tiga kali ini melakukan aksinya.

“Saya, juga pada tahun 2007 pernah tertangkap di Polsek Sako dan ditahun 2012 ditangkap di Polsek IT II dengan kasus yang sama,” tuturnya.

Ironisnya, atas kasus yang telah menjerat pelaku, Ikhsan hanya menjalani hukuman selama 7 bulan. “Saat ditangkap polisi dan disidangkan, paman saya yang mengurus ke Jaksa Pak,” kata bapak anak dua ini, Senin (20/01).

Ketika disinggung berapa dirinya memberikan bayaran kepada oknum Jaksa,nama Jaksa, serta bertugas dimana oknum jaksa itu, nampaknya Ikhsan bungkam dan merahasikan identitas oknum si jaksa yang pernah membantu dirinya.

“Saya tidak tahu siapa nama Jaksa itu, kalau untuk hasil barang jambretan itu saya jual dengan BBY (DPO) warga yang berdomisi di dekat simpang Polda, BBY hanya menampung hasil jambretan saya berupa emas saja Pak, satu sukunya saya jual Rp. 2 juta,” tandasnya seraya menambahkan jika uang dari hasil jambret digunakannya untuk menenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari.

Sementara itu, Kapolsek Kalidoni AKP Tri Sumarsi, membenarkan jika saat ini pihaknya telah mengamankan tersangka dan barang bukti. Pihaknya terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas karen melakukan perlawanan dan mencoba kabur saat akan ditangkap.

“Kita juga akan melakukan pengembangan tangkapan ini, atas perbuatan pelaku yang telah melakukan penjambretan, maka kita jerat dengan pasal 363 KUHP, yang ancaman kurungan penjaranya itu, selama 5 tahun ke atas,” pungkasnya.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster