Rp 10 M Disiapkan untuk UKM

 262 total views,  4 views today

Usaha Kecil Menengah (UKM)

Usaha Kecil Menengah (UKM)

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disperndagkop) menyiapkan dana sebesar Rp 10 miliar, bagi kurang lebih 31 ribu Usaha Kecil Menengah (UKM) di Palembang.

Kepala Disperindagkop Palembang, Syahrul Hefni mengatakan, dana itu dipersiapkan untuk bantuan permodalan bagi pengusaha kecil melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Nantinya, kita akan memberikan pinjaman kepada pengusaha kecil antara Rp 5 juta sampai Rp 10 juta. Pinjaman itu, tanpa agunan dan dikembalikan dengan cara di cicil sampai dua tahun,” kata Syahrul, Senin (20/1).

Namun kata Syahrul, pinjaman itu tidak bisa diberikan kepada perorangan tetapi harus berkeompok.  Maksudnya setiap satu kelompok UKM, minimal memiliki 5 pengusaha kecil. Kapan mulai dikucurkan ? Syahrul menyebut, masih menunggu penyelesaian pendataan. “Jika pendataan telah selesai, maka bisa kita gulirkan program tersebut. Saat ini dananya sudah siap, begitu juga dengan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Palembang,” ucapnya.

Dalam melakukan pendataan tersebut sambung Syahrul, Disperindagkop telah menyiapkan tim teknis, yang terdiri dari staf Disperindagkop, kelurahan, dan pihak kecamatan.  “Silahkan pengusaha kecil untuk mengajukan pinjaman, dan setelah itu tim kami akan melakukan kroscek ke lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) UKM Disperindagkop Palembang, Yusni Handayani menambahkan,  bagi UKM yang ingin mengajukan pinjaman modal tersebut ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Diantaranya, usaha yang dilakukan minimal sudah berjalan selama satu tahun, mempunyai kelompok. ” Jadi, usahanya tersebut harus jelas. Itu akan kita cek. Sedangkan untuk pembayaran cicilan, bisa diangsur sampai dengan dua tahun tanpa bunga dan agunan,” ungkapnya.

Yusni merincikan, dari total 31 ribu lebih UKM yang ada di Palembang, terbanyak bergerak dibidang perdagangan yakni, sekitar 3 ribu UKM lebih. Kemudian disusul usaha kuliner. “Ada juga usaha songket, ukiran dinding, dan masih banyak UKM lainnya,” bebernya.

Yusni juga mengharapkan, kedepannya setiap kecamatan yang ada di Palembang memiliki ciri khas produk masing-masing. Artinya antara kecamatan satu dengan yang lainnya berbeda.

“Misalnya Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, memiliki ciri khas produk kerupuk kemplang, Kawasan Bukit Kecil dan Besar, ciri khasnya ukiran. Kawasan 3 Ilir, ciri khasnya rotan, dan begitu pun daerah lainnya,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR        : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster