JKN Dituding Alat Memeras Rakyat

 374 total views,  2 views today

Tolak BPJS - Pelaksanaan jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diluncurkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendapat penolakan dari sejumlah warga Kota Palembang yang tergabung Gerakan Nasional Pasal 33 UUD 1945 (GNP 33). Dia menilai program itu sebagai kedok bisnis semata. Foto : Bagus Kurniawan/ KS

Tolak BPJS – Pelaksanaan jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diluncurkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendapat penolakan dari sejumlah warga Kota Palembang yang tergabung Gerakan Nasional Pasal 33 UUD 1945 (GNP 33). Dia menilai program itu sebagai kedok bisnis semata.
Foto : Bagus Kurniawan/ KS

PALEMBANG, KS-Belum satu bulan progarm Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), dilaksanakan ternyata di Palembang, program ini sudah mendapatkan penolakan.

Penolakan itu disampaikan puluhan massa yang tergabung dalam Partai Rakyat Demokratik (PRD), Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Mereka melakukan aksi long march, mulai dari Kantor Camat Seberang Ulu (SU) I, kemudian ke Kantor  Wali Kota Palembang dan terakhir ke Kantor Gubernur Sumsel. Dalam aksinya, mereka menuntut Wali Kota Palembang dan Gubernur Sumsel, untuk menolak pelaksanaan program JKN ini di Sumsel.

Alasannya menurut  Ketua Eksekutif  Kota LMND Palembang, Galuh Sitoresmi, pemberlakukan program tersebut bertentangan dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“JKN yang dikelola BPJS, tidak sepantasnya dilakukan. Karena hal tersebut, memberatkan masyarakat yakni membayar premi seperti yang telah ditetapkan oleh pengelola BPJS,” jelas Galuh, Senin (20/1).

“Sistem layanan kesehatan dalam JKN, sangat berorientasi bisnis, karena setiap warga negara termasuk anak kecil, diharuskan membayar premi agar bisa mendapat layanan kesehatan. Ini tidak sesuai dengan mandat UUD 1945, yang menempatkan kesehatan sebagai hak dasar rakyat,” sambungnya.

Galuh menilai, program BPJS ini merupakan program politis menjelang Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Kata Galuh, program tersebut, bertujuan untuk keperluan investasi atau keperluan lain, yang tidak jelas manfaatnya bagi masyarakat

“Program ini adalah bisnis asuransi sosial, yang berkedok jaminan sosial. Setiap orang diwajibkan membayar iuran dan manfaat yang diperoleh, disesuaikan dengan besaran iuran yang di bayarkan,”ucapnya.

Galuh berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, menolak pelaksanaan JKN ini. Ia mendesak, pemkot dan pemprov tetap melaksanakan program berobat gratis. “Pemerintah harus mengambil tindakan tegas, karena ini menyangkut masyarakat miskin di kota ini,” ujarnya.

 

Sementara itu Ketua SRMI Palembang, Mulyadi Manjasar mengatakan, program tersbeut, tidak sesuai dengan Pancasila, yakni sila ke 5 yang menyatakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurutnya, walaupun ada rakyat miskin yang di tanggung oleh pemerintah melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI), namun hal tersebut belum bisa menjawab persoalan kesehatan mendasar rakyat.

“Yang ditanggung PBI cuma 86,4 juta orang, dari 240 juta orang rakyat Indonesia. Sisanya bagaimana. Selain itu, tidak ada juga jaminan skema PBI akan dilakukan terus-menerus,”tegasnya.

Menanggapi ini, Asisten IV Pemkot Palembang, Asnawi P Ratu menyebut akan menyampaikan tuntutan tersebut ke wali kota dan DPRD Kota Palembang serta instansi terkait. “Program ini, program nasional. Daerah hanya menjalankannya saja, namun tuntutan itu akan kita sampaikan,” ujarnya.

Sementara itu Asisten Kesra Pemprov Sumsel, Ahmad Nadjib mengatakan, program JKN adalah program pemerintah pusat sehingga tidak bisa langsung dihentikan. “Tuntutan itu mereka sampaikan, karena mereka banyak belum tahu betul dari program tersebut. Karenanya BPJS kita minta, untuk lebih mensosialisasikan program tersebut,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM T/IMAM M

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster