DPT Sumsel Menyusut

 263 total views,  2 views today

Ilustrasi DPT

Ilustrasi DPT

*Dari 5.777.130 Pemilih Menjadi 5.767.988.

PALEMBANG, KS-Jumlah mata pilih di Sumatera Selatan (Sumsel), yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 mendatang dipastikan berkurang.  Menyusutnya jumlah pemilih di DPT Sumsel itu, adanya penyempurnaan DPT yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel.

Komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi dan Kampanye, Ahmad Naafi menyebut,  jika sebelumnya pemilih di Sumsel yang terdaftar di DPT mencapai  5.777.130 pemilih maka setelah disempurnakan menjadi 5.767.988.

“Jumlah pemilih dalam DPT berkurang sekitar 9.142 pemilih. Itu dikarenakan, ada mata pilih yang di coret dari DPT karena sudah meninggal dunia, pemilih ganda dan lainnya,” kata Naafi yang dibincangi usai rapat penyempurnaan DPT di KPU Sumsel, Senin (20/1).

Bagaimana dengan pemilih invalid Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau pemilih yang tidak memiliki NIK ? Naafi menyebut, saat ini pemilih invalid NIK di Sumsel tinggal 69.089 pemilih. Bahkan jelasnya, ada dua kabupaten dan satu kota di Sumsel yang zero pemilih invalid NIK yakni Ogan Ilir (OI), OKU Selatan dan Palembang.

Naafi menyebut, jumlah pemilih dalam DPT ini ada kemungkinan bakal kembali berubah. Karena KPU Sumsel bebernya, akan kembali melakukan penyempurnaan DPT hingga 14 hari menjelang Pileg 2014.

BASejak ditetapkan pada 13 September lalu, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Legislatif (Pileg) di wilayah kota Palembang terus disempurnakan, sehingga mengalami penyusutan beberapa kali.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Palembang, Abdul Karim Nasution menyebut, KPU Palembang sudah melakukan perbaikan terhadap DPT untuk Pileg 2014. Hasil perbaikan pada 18 Januari lalu, jumlah pemilih di metropolis berkurang sebanyak 3.191 pemilih.

Sehingga DPT Kota Palembang dari sebelumnya sebanyak 1.124.871 pemilih menjadi 1.121.680 pemilih. “Menyusutnya jumlah pemilih dalam DPT ini, hasil verifikasi yang kita lakukan di lapangan. Berkurangnya jumlah pemilih tersebut karena, ada pemilih yang pindah domisili sebanyak 1.217 orang, pemilih ganda sebanyak 374 orang dan DPT invalid di 4 Lembaga Pemasyarakatan (LP) di kota Palembang sebanyak 1.599 pemilih,” bebernya.

Pemilih invalid NIK menurutnya, di coret dalam DPT. Namun bukan berarti mereka akan kehilangan hak suaranya. “Pemilih invalid NIK ini, kita coret dari DPT untuk dipindahkan ke Daftar Pemilih Khusus atau Daftar Pemilih Tambahan. Ini dilakukan agar, tidak terjadi kericuhan atau menjadi pemilih ganda. Karenanya kita geser ke Daftar Pemilih Khusus,” tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster