Cuaca Ekstrim Diprediksi Sampai Maret

 156 total views,  3 views today

bmkg

PALEMBANG, KS-Stasiun Klimatologi Kelas I Kenten, Palembang mencatat, saat ini Sumsel tengah menghadapi cuaca ekstrim. Kondisi ini mengakibatkan tingginya curah hujan, yang berdampak terendamnya sejumlah daerah kabupaten dan kota di Sumsel.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Kenten, Palembang, Mohammad Irdam menyebut, curah hujan yang tinggi, masih terus berlangsung hingga Maret mendatang. Berdasarkan catatan dari satelit, pola hujan nyaris sama dengan 2012 lalu. Meski sempat mengalami penurunan dari Januari, namun Februari dan Maret mengalami peningkatan.

Peningkatan ini terjadi lantaran pengaruh dari suhu surplus laut (sea surplus temperature) yang mengakibatkan air laut selalu mengalami penguapan, sehingga mengakibatkan meningkatkan debit air air.

Kondisi ini diakuinya merata diseluruh wilayah Sumsel, mulai dari daerah Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), Ogan Ilir (OI), serta Muaraenim. “Curah hujan di hulu sungai lebih tinggi, sehingga mengakibatkan debit air lebih besar. Inilah yang membuat sungai meluap,” katanya, dalam rapat koordinasi penanggulangan bencana Sumsel, di Pemprov Sumsel, Senin (20/1).

Sementaran Koordinator Tagana Sumsel, Sumarwan mengaku, berdasarkan data yang dimiliki, terdapat beberapa kabupaten yang terjadi banjir seperti di OKI, OKU Timur, Muratara, Muaraenim dan Ogan Ilir. Kendati hampir seluruh wilayah terendam, namun masih dalam kategori normal.

“Sebanyak 958 gabungan anggota Tagana sudah kita turunkan, untuk melakukan pengawasan dititik titik banjir. Termasuk melakukan distribusi bantuan didaerah-daerah pemukiman yang terendam,” tegasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Balai Besar Air wilayah Sungai Sumatera VII, Bistok Simanjuntak. Menurutnya meningkatnya air laut di Selat Bangka, membuat aliran air dari seluruh anak sungai di Sumsel menjadi terhambat untuk masuk. Kondisi ini membuat areal yang berada disekitar hilir sungai menjadi meluap. “Daya tampung selat tidak bisa lagi. Bahkan catatan kita, gelombang selat Bangka pernah mencapai empat meter,”  bebernya.

Sebagai antisipasi, pihaknya siap mendistribusikan sejumlah bantuan untuk meminimalisir banjir tersebut. “Banjir tidak bisa dihilangkan, tapi bisa kita kurangi dampaknya,” imbuh dia.

Bantuan berupa mobil dan mesin pompa, perahu karet, tandu, baju pelampung, tempat tidur lipat, tenda pengungsi serta kawat bronjong siap didistribusikan kesejumlah daerah. “Jika memang instruksi itu keluar, segera kita lakukan (pendistribusian) itu,” tegasnya.

Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel, Eddy Hermanto mengaku, jika Sumsel siap menghadapi semua kemungkinan yang terjadi terhadap bencana alam ini.

Pemprov juga memberikan apresiasi kepada semua SKPD serta instansi terkait yang siap berkoordinasi untuk penanggulangan banjir yang melanda di hampir seluruh Sumsel ini. “Kita akui jika cuaca ekstrim terjadi hingga awal April. Ditambah terjadinya hujan di hulu membuat air laut menjadi naik. Karenanya masyarakat kita minta, tetap waspada terhadap semua kemungkinan yang terjadi,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

Data Banjir di Sumsel

  1. 1.    Kabupaten OKU Timur
    1. Kecamatan Buay Madang (Desa Tanjung Agung, Raman Agung, Liman Sari, Sumber Harjo, Rawo Hadi)
    2. Kecamatan Belitang (Desa Gunung Mas dan Tawang Rejo)
    3. Kecamatan BP Peliung (Desa Bantan dan Negeri Agung)
    4. Kecamatan Bunga Mayang (Desa Negeri Ratu dan Negeri Ratu Baru)
  2. 2.    Kota Palembang
    1. Kecamatan Seberang Ulu II (Sungai Kedukan)
  3. 3.    Kabupaten Mura
    1. Kecamatan Muara Kelingi
    2. Kecamatan Muara Lakitan
    3. Kecamatan BTS Ulu
    4. Kecamatan Megang Sakti
  4. 4.    Kabupaten OKI
  5. Kecamatan Pedamaran (Desa Srinanti)
  6. Kecamatan SP Padang (Desa Ulak Jermun, Teloko, Tanjung Alai, Batuampar Baru, Awal Terusan, Pematang Buluran, Rawang Besar, Terusan Laut, Terusan Menang, Terate, Belanti, Mangun Jaya, Penyandingan, Serdang Menang, Ulak Jermun)
  7. Kecamatan Kayu Agung (Desa Kedaton, Mangunjaya, Sukadana, Sida Kersa, Cinta Raja, Kuataraya, Serigani Baru, Celikah, Banding Anyar, Tanjung Menang, Arisan Buntal, Serang dan Teloko).
  8. Kecamatan Lempuing (Desa Sungai Belida, Lebak Makmur, Muara Burnai, Rantau Durian, Mekar Jaya, Kepayang, Sumber Makmur, Suluh Jaya, Tebing Suluh Jaya).
  9. Kecamatan Lempuing Jaya (Desa Tanjung Sari I, Rantau Durian II dan Muara Burnai I)
  10. Kecamatan Teluk Gelam (Desa Talang Pangeran)
  11. Kecamatan Mesuji Raya (Desa Embacang)
  12. Kecamatan Tanjung Lubuk (Desa Ulak Kapal, Sritanjung, Tanjung Harapan, Tanjung Merindu, Pengarayan, Pulau Gematung, Tanjung Beringin, Atar Balam, Juk Dadak, kelurahan Tanjung Lubuk, Jambu Ilir, Sukarami, Tanjung Laut, Ulak Balam, P Gemantung Ilir).
    1. 5.    Kabupaten Muratara
      1. Kecamatan Rawas Ulu (Desa Noman, Batu Gajah, Maur)
      2. Kecamatan Karang Dapo (Kelurahan Karang Dapo I, Karang Dapo II, Desa Kertasari, Ranau Kadam, Biaro Lama, Biaro Baru, Belani)
      3. Kecamatan Rawas Ilir (Desa Pauh, dan Batu Kucing)
      4. 6.      Kabupaten OI
        1. Kecamatan Rambang Kuang
        2. Kecamatan Lubuk Keliat
        3. KecamatanPemulutan Selatan
        4. Kecamatan Rantau Alai
        5. Kecamatan Muara Kuang

Daerah Rawan Longsor

  1. Kabupaten Muarenim
  2. Kabupaten Lahat
  3. Kota Pagaralam
  4. Kabupaten Musi Banyuasin.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com