Bajak Laut Sungai Musi Dibekuk

 288 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG, KS –Kawanan Bajak laut yang kerap beraksi disekitar kawasan Sungai Musi Palembang, diringkus petugas Direktorat Kepolisian Air dan Udara Polda Sumatera Selatan, Minggu (19/1) pukul 17.00 WIB.

Belum sempat menghirup udara segar, Erlangga (33), yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Raja, atas kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), harus kembali mendekam dibalik jeruji penjara Pol Airud Polda Sumsel.

Erlangga merupakan salah satu pelaku sindikat perompak kapal yang pernah beraksi di Sungai Musi tahun 2012 yang lalu. Sebelumnya Pol Airud Polda Sumsel sudah meringkus dua pelaku lainnya, yang ikut terlibat perompakan diatas Sungai Musi.

Direktur Direktorat Pol Airud Sumsel, Komisaris Besar Polisi,  Omad, melalui Kasubdit Gakkum Polda Sumsel, Ajun Komisaris Besar Polisi, Denny Haryadi, saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, Erlangga merupakan pelaku perompak dari enam tersangka dan kini pihaknya sudah menangkap tiga pelaku.

“Hingga kini sudah tiga pelaku ditangkap dan kita masih mengejar tiga pelaku lainnya, yang sudah menjadi daftar penacarian orang (DPO),” jelas Denny.

Lanjut Denny, sebelum mengamankan Erlangga, anggotanya sudah berkordinasi dengan pihak Lapas Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI). “Kita mendapatkan kabar kalau, pelaku akan keluar penjara dan kita langsung menjemput di Lapas Tanjung Raja begitu masa tahanannya habis,” ujar Perwira Melati dua ini.

Tambah Deni, kasus perompakan di kawasan perairan Sungai Musi memang jarang terjadi. Tiap tahunnya pihak Pol Airud menerima laporan perompakan dua dan tiga kali perompakan tiap tahunnya.

“Ketiga tersangka yang ditangkap, ikut terlibat perompakan yang terjadi diperairan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin tiga tahun yang silam,” kata Denny.

Dari pengakuan Erlangga, dirinya beraksi sebagai perompak bersama lima temannya. Mereka menjalankan aksi dengan menyamar sebagai polisi. Untuk meyakinkan korban, ia mengikat salah satu temannya seolah-olah temannya itu baru saja ditangkap polisi.

“Kita mendatangi nahkoda kapal dan menuduhnya memiliki selinting ganja. Begitu yakin kami polisi, kami baru merampoknya,” ujar Warga Jalan Fiqih Usman, Lorong Prajurit Nangwi, Kelurahan 3 Ulu, Kecamatan Sebrang Ulu I Palembang ini, Senin (20/1).

Dari aksi yang dijalani bersama lima temannya itu, Erlangga menerima Rp 300 ribu. Adapun total uang yang dirompak Erlangga dan teman-temannya mencapai Rp 3,5 juta serta uang dollar Amerika.

Selama menjadi buronan polisi, Erlangga tidak berdiam diri. Saat berada di OI, bapak beranak satu ini mencuri motor di tahun 2013. Namun, Erlangga berhasil ditangkap dan dipenjara satu tahun. Begitu didalami, Erlangga diketahui sebagai salah satu perompak di Sungai Musi.

“Atas perbuatannya, tersangka perompakan yang beraksi di Sungai Musi ini dikenakan pasal 441 Jo 365 jo 368, dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster