Perusahaan Wajib Laksanakan UMK

 248 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG, KS-Semenjak keluarnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Nomor 29 tahun 20013 tentang Upah Minimum Kota (UMK) pada 29 November 2013 lalu, maka UMK Kota Palembang 2014 sebesar Rp 1,850.000.

UMK ini menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Diskaner) Kota Palembang, Gunawan, wajib  dilaksanakan oleh semua pelaku usaha di metropolis terhitung sejak 1 Januari 2014. “UMK 2014 mengalami peningkatan 12 persen dibanding 2013, tahun lalu UMK Palembang hanya Rp 1.650.000,” kata Gunawan yang dibincangi, kemarin.

Ia menyebut kenaikan UMK itu diyakini tidak akan memberatkan pelaku usaha di metropolis, alasannya kenaikan UMK itu sudah dihitung oleh berbagai pihak. UMK ini sambung Gunawan, berlaku untuk karyawan yang lajang atau belum memiliki istri dan anak.

“Untuk tenaga kerja yang sudah memiliki berkeluarga, upah yang diberikan harus lebih dari UMK yang sudah ditetapkan tersebut,” tegasnya.

Gunawan menjelaskan, UMK yang ditetapkan adalah untuk karyawan atau pekerja, yang masa kerjanya sudah lebih dari satu tahun. Namun kata Gunawan, apabila perusahaan-perusahaan memberikan upah kepada karyawannya yang masa kerjanya belum mencapai satu tahun sesuai dengan UMK, tentu itu tegas Gunawan, sangat dianjurkan.  “Pembayaran upah sesuai dengan UMK ini, akan menguntungkan perusahaan sendiri. Karena itu  bisa memacu produktifitas karyawan bersangkutan,” ujarnya.

Gunawan menghimbau, bagi perusahaan-perusahaan di Kota Palembang yang belum mampu membayarkan upah kepada karyawannya sesuai dengan UMK, diharapkan untuk segera melaporkan hal tersebut kepada Disnaker.  “Setelah itu, kami akan segera sampaikan kepada gubernur maupun wali kota untuk menindaklanjutinya,” bebernya.

Disinggung soal sanksi yang akan diberikan, jika masih ada perusahaan yang belum menerapkan UMK tersebut, Gunawan menjawab, untuk tahap awal sanksinya hanya teguran. Namun menurutnya, tidak menutup kemungkinan izin usaha perusahaan itu dicabut juga dilakukan.  “Saat ini kami sudah membuat tim khusus, untuk memantau perusahaan-perusahaan yang ada di Palembang, kami harapkan perusahaan mentaati ketentuan yang sudah ada,” tukasnya

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR        : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster