Penodong Motor Keok Dipelor

 322 total views,  2 views today

Tersangka Adi saat berada di Mapolsek Talang Ubi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka Adi saat berada di Mapolsek Talang Ubi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

PALI | KS-Adi Saputra (20), warga Tanjung Kurung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, yang selama ini menjadi pelaku penodongan motor di wilayah PALI akhirnya keok setelah dilumpuhkan petugas yang hendak menangkapnya.

Adi ditengarai melakukan beberapa aksi kejahatan di Kecamatan Tanah Abang, Abab dan Gelumbang. Aksinya sudah sangat meresahkan masyarakat.

Adi menyerah di tangan jajaran Polsek Penukal Abab yang dipimpin langsung Kapolsek Iptu Indrowono dan Kanit Reskrim Brigpol R Simanjuntak, saat sedang menjalankan aksi bobol rumah.

Penangkapan tersangka Adi berlangsung, Jumat (17/1) sekitar pukul 23.30 WIB. Berawal dari aksinya membobol rumah milik korban Burlian, warga Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI. Naas, saat hendak keluar dirinya justru terlihat warga setempat, yang langsung menjerit.

Sontak ratusan warga setempat langsung keluar dan mengepung rumah korban. Beruntung bagi Adi, sebelum massa menghabisinya, petugas Polsek Penukal Abab cepat mendatangi lokasi kejadian, dan langsung mendobrak pintu rumah korban, sehingga petugas dengan mudah menangkapnya tanpa sempat memberikan perlawanan sama sekali.

Saat petugas melakukan pengembangan menuju rumah rekan tersangka lainnya yaitu Ev (Dpo), atas keterlibatannya dalam menjalankan aksi penodongan, Adi justru berniat melarikan diri.

Petugas yang tidak ingin tangkapannya lepas langsung saja diberi hadiah sebutir timah panas yang menembus betis kanannya. Adi pun tersungkur.

Dari tersangka Adi, dirinya baru dua kali menjalankan aski bobol rumah. Sedangkan aksi penodongan diakuinya telah berlangsung lebih dari lima kali. Uang  dari penjualan hasil aksinya sebagian dihabiskannya untuk membeli sabu-sabu.

“Kalau nodong kadang kami pakai pistol dan parang, beraksi di wilayah Lunas, Pengabuan, Tanah Abang, dan Gelumbang. Hasilnye palingan aku dapat Rp1 juta per motor. Duitnya aku untuk foya-foya dan beli sabu-sabu pak,” akunya, dihadapan petugas.

 

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster