Pagaralam Terapkan PBB-P2 Sistem Online

 400 total views,  6 views today

online

PAGARALAM KS-Sejak Januari 2014, pembayaran PBB-P2 tidak lagi melalui Bank BRI, namun langsung ke Bank Sumsel Babel atau Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKA) Kota Pagaralam.

“Kita merintis pembayaran PBB-P2 dengan sistem online, guna menaikkan pendapatan daerah setiap tahunnya,” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Pagaralam, H Haryanto SE MM MBA, didampingi Kabid PBB, Bambang SE, Ahad (19/1).

Menurutnya, pada 2014 ini  Pemerintah Kota Pagaralam telah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan  terkait penyerahan PBB –P2. Begitu pula dengan kesiapan Bank Sumsel Babel Cabang Kota Pagaralam sebagai loket pembayaran PBB-P2 on line.

“PBB-P2 diserahkan ke Pemkot karena Pemerintah Daerah dinilai memiliki kendali yang lebih baik struktur dibawahnya. Sementara untuk Kantor Pelayanan Pajak selaku KPP mengalami kesulitan untuk melakukan pendataan, sehingga pendataan dilakukan oleh pihak ketiga,” terangnya.

Lanjutnya, tugas dan tanggungjawab pemerintah kota terkait  penyerahan PBB –P2 ini tentunya telah menyiapkan sarana dan prasarana, struktur organisasi dan tata kerja, SDM dengan adanya pelatihan, Peraturan Daerah, Peraturan kepala Daerah, SOP, Kerjasama dengan Pihak terkait/Kantor Pelayanan Pajak, Perbankan, Kantor Pertanahan, Notaris, Pejabat Pembuat Akte Tanah, Pembuatan rekening Penerimaan PBB-P2 pada Bank yang sehat.

“Kendati demikian, diperlukan adanya kesiapan teknis yakni sistem, infrastruktur, SDM dan Pendataan ulang Objek Pajak,” kata Haryanto.

Ucapnya, pembayaran PBB-P2 secara online ini banyak sekali manfaat nya yang dapat diperoleh, seperti Pencarian Wajib Pajak yang lebih cepat, Pembayaran bisa dilakukan didaerah lain, terkait rekonsiliasi data yang terbayar untuk on line rekonsiliasi yang dibayar langsung tercatat dipembayaran.

“Alhamdulillah, sejauh ini walaupun baru beberapa minggu saja dilaksakanan, kita tidak mengalami kendala yang begitu berarti,” ujarnya seraya berujar sistem berbasis IT ini dinilai begitu tepat yang bertujuan menaikkan pendapatan daerah.

Lanjut Bambang, untuk sementara waktu sistem online ini akan berlaku untuk pajak PBB saja, sedangkan untuk pembayaran pajak makan minum, restauran, hiburan, reklame,  mineral, hak atas perolehan bangunan, air tanah, penerangan jalan, serta lainnya masih lewat Bank Sumsel Babel.

“Meski demikian, guna memenuhi target dan menaikkan pendapatan, tentunya dilakukan dengan dua cara, yakni ekstensifikasi dan intensifikasi. Metode ekstensifikasi, DPPKA akan ditujukan kepada wajib pajak baru yang belum tersentuh, sedangkan metode intensifikasi dengan cara mengoptimalkan potensi wajib pajak yang selama ini sudah masuk dalam database pembayar pajak,” kata Bambang.

Sistem ini sebetulnya lebih efektif dan efisien dalam peningkatan pajak, termasuk dapat meningkatkan kesadaran wajib pajak sebagai warga negara. Meski begitu, melalui sistem online ini DPPKA Kota Pagaralam mengajak seluruh masyarakat agar dapat taat membayar pajak.

“Para wajib pajak PBB dapat  langsung online dengan hanya memasukkan nomor objek pajak dan tahun pajak, lalu melakukan pembayaran. Kemudian secara otomatis pula di layar akan muncul nama wajib pajak, kelurahan dan jumlah yang harus dibayar,” ujarnya.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster