Muaraenim Kebagian Hibah Sanitasi

 202 total views,  2 views today

MUARA ENIM, KS-Untuk pertama kalinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim mendapatkan dana hibah program sanitasi dari United States Agency for International Development (USAID), dan Australia Indonesia Infrastructure Grants for Sanitation (sAIIG).

“Ini baru pertama kalinya Muaraenim, mendapatkan dana hibah dari program USAID dan SAIIG,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK) Muaraenim, Ramlan Suryadi, kemarin (19/1).

Menurutnya, program sanitasi ini di fokuskan pada air minum, sanitasi, transportasi dan isu kebijakan lintas sektor. Dalam dana hibah yang diterima nantinya kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim, harus melakukan investasi terlebih dahulu atau harus membangun jaringan air bersih hingga sanitasi ke rumah -rumah. “Sehingga nilai investasi akan dibantu dalam bentuk hibah, oleh negara pendonor sebesar apa yang telah dibuat oleh masyarakat,” urainya.

Sedangkan dalam pengerjaannya nanti, lanjut dia, pemkab akan membiayai terlebih dahulu baru kemudian dibayar setelah selesai dan di verifikasi oleh pihak pendonor. Kemudian dana hibah, akan disalurkan ke rekening kas umum daerah (RKUD) maksimal sesuai dengan nilai yang disepakati.

Untuk kriteria penerima dana hibah terangnya, harus memiliki dokumen strategi sanitasi kabupaten / kota (SSK), tersedia lahan untuk program air limbah dan atau persampahan yang diusulkan,   kemudian adanya kesiapan kelembagaan yang akan mengelola program.

Lalu, syarat yang harus dipenuhi diantaranya, menyusun rencana komprehensif air limbah / persampahan, bersedia memperbaiki dan sosialiasi kepada masyarakat. Sedangkan contoh pembangunan seperti sistem pengelohanan air limbah (SPAL).

Menurut Ramlan, bantuan dana hibah ini tidak akan tumpah tindih karena dilakukan di kawasan pemukiman perkotaan. Berbeda dengan pamsimas yang digulirkan pemerintah pusat, pelaksanaannya dilaksanakan di desa-desa.

Program tersebut urainya kemungkinan akan digulirkan di Kecamatan Kota Muaraenim, karena telah siap dalam perencanaan desain dan lahan. “Nantinya pembangunannya, akan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Muaraenim. Setelah terealisasi sampai sambungan rumah baru, diganti sama pendonor. Kalau pamsimas sampai dengan dibantu dari awal pelaksanaan. Kita berharap, kedepan semua dapat terjangkau, karena program ini kemungkinan rutin setiap tahunnya,”  tukasnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster