Tukang Bengkel Bisnis Sabu

 226 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS –Berdalih lantaran bengkel motornya sepi, Fanil (34), warga Jalan Kuburan Cina, Lorong Ganda Surata, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang, nekat berbisnis narkoba.

Bapak beranak satu ini, diciduk petugas Satuan Reserse dan kriminal (Sat Reskrim) Polsekta Sako, saat sedang berada dirumahnya, Kamis (16/1) pukul 18.00 WIB.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti sebanyak satu paket sabu seharga Rp 1,2 juta dan alat hisab sabu (bong red) yang disimpan di bawah karpet ruang tamu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku digeladang petugas menuju sel tahanan Polsek Sako.

Tersangka  Fanil mengatakan, barang haram tersebut milik Dd (DPO) warga 14 Ilir. Dirinya hanya sebagai kurir saja.  Dari penjualan tersebut mendapat upah sebesar Rp 100 ribu.

“Sudah enam bulan saya menjual sabu, sebelumnya cuma saya hanya pemakai saja kurang lebih sudah satu tahun yang lalu. Karena bengkel motor saya sepi dan saya butuh biaya hidup, saya jual sabu aja,” katanya polos.

Berkat nynyian Fanil, petugas juga berhasil menangkap Dori (24), warga Sukabangun, Simpang 3 TPA, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang.

Dori ditangkap polisi, setelah dipancing untuk bertransaksi narkoba. Pelaku yang mau diajak bertransaki, mengajak petugas bertemu di Jalan Ganda Subrata, depan YPAC, sekitar pukul 17.00 WIB. Saat pelaku mengeluarkan sabu yang sudah dipesan polisi, petugas langsung meringkusnya.

Dari tangan Dori, petugas menyita barang bukti, satu paket sabu ukuran sedang, seharga Rp 600 ribu yang disimpan didalam kotak rokok. Tak ayal Dori dijebloskan petugas ke balik jeruji penjara Polsek Sako, untuk menemani tersangka Fanil, yang sudah ditangkap terlebih dahulu.

Kapolsek Sako Palembang, Komisaris Polisi (Kompol) Oloan Purba, melalui Kepala Unit Reserse dan Kriminal (Kanit Reskrim), Inspektur Dua (Ipda) Tarmizi, mengatakan penangkapan kedua pelaku merupakan hasil dari laporan masyarakat.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Pelaku dijerat dengan pasal 114 jo 112 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan diancam hukuman minimal 4 tahun penjara,” tandasnya.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster