Tetap Pantau Kondisi Jalan Non Status

 141 total views,  4 views today

Ilustrasi Jalan Rusak | Bagus Park

Ilustrasi Jalan Rusak | Bagus Park

PALEMBANG, KS-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menyikapi bijak terkait banyaknya titik jalan non status, terutama yang berada di wilayah Kota Palembang. Meskipun jalan tersebut dinilai “tak bertuan” namun,  pemprov berharap agar pemeliharaan dan pengawasan terhadap jalan-jalan tersebut tetap dilakukan.

“Itu tanggung jawab bersama. Jadi siapapun wajib melakukan pengawasan, tidak hanya nasional, provinsi dan kota juga perlu menjaganya,” tegas pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PU BM)  Sumsel, Rizal Abdullah, Jumat (17/1).

Ia mencontohkan, di Palembang sendiri setidaknya ada dua jalan yang dikategorikan jalan non status, yakni ruas jalan baru Simpang Soekarno-Hatta menuju terminal Alang-Alang Lebar (AAL) serta ruas jalan menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA).

Terkait jalan TAA, ia menuturkan, pihaknya memang masih diperbolehkan untuk memperbaiki jalan itu mengingat belum adanya pelimpahan wewenang dari pemerintah pusat ke Pemprov Sumsel.

“Dalam aturan, kita diperbolehkan memperbaiki jalan non status. Apalagi, jalan itu menjadi prioritas kita, karena kedepan kawasan tersebut diproyeksikan menjadi kawasan ekonomi khusus, yang diharapkan dapat memiliki sumbangsih besar dalam meningkatkan iklim perekonomian di Sumsel,” ujarnya.

Khusus di jalan baru ke arah Terminal AAL, meski sudah bisa dilalui kendaraan baik roda empat maupun roda dua, namun di sejumlah titik masih juga terlihat kerusakan. Tingginya frekuensi kendaraan yang melintas membuat jalanan tersebut, mengakibatkan jalan itu kerap tertutup debu yang cukup tebal serta kotor.

Tak hanya itu, meski jalan tersebut sudah dilakukan pengecoran, namun masih terdapat gundukan sisa-sisa pengerjaan jalan. Adanya gundukan tersebut, dikhawatirkan mengganggu pengendara sepeda motor. Resiko kecelakaan bisa saja terjadi jika tetap dibiarkan.

Sekretaris Dinas PU BM Sumsel, Basyaruddin Akhmad  menambahkan,  tahun ini, pihaknya fokus mempertahankan kondisi jalan, dengan meningkatkan kapasitas jalan dan pelebaran seperti jalan khusus  di dalam kota, jalan  menuju Pelabuhan TAA,  Jalan Kebun Sayur, pelebaran Jalan Pangeran Ayin dan beberapa jalan lainnya akan dibidik penyelesaian. “Kita juga tetap fokus untuk penyelesaian fly over simpang Jakabaring dan underpass Simpang Patal,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster