Suplai Daging Kembali Normal

 264 total views,  2 views today

Penjual Daging

Penjual Daging

PALEMBANG, KS-Setelah tiga hari terakhir, daging sapi di pasar-pasar tradisional sempat langkah bahkan pedagang daging juga sempat mogok untuk berdagang, karena tingginya harga daging. Namun mulai hari ini, Sabtu (8/1), kelangkaan itu dijamin tidak akan terjadi lagi.

Jaminan ini disampaikan Kepala Rumah Potong Hewan (RPH), Dinas Pertanian, Perikanan Dan Kehutanan (DP2K) Palembang, Suandi Jauhari. Ia menyebut,  besok (Sabtu) suplai daging ke pedagang-pedagang daging di pasar-pasar tradisional akan kembali normal.

Dikatakan Suandi, sebelumnya para pedagang daging sapi di pasar-pasar tradisional Palembang mogok berjualan. Di sebabkan harga beli daging di agen naik. “Lebih kurang empat hari belakangan, pedagang mogok berjualan, karena harga beli terhadap daging tinggi, Insya Allah besok (hari ini) pedagang sudah kembali berdagang,” ungkapnya, Jumat (17/1).

Suandi menyebutkan, alasan para pedagang tidak berjualan cukup realistis, karena apabila pedagang memaksakan untuk berjualan, otomatis harga jual terhadap konsumen akan lebih tinggi, dari harga beli pedagang di agen. “Jadi mungkin para pedagang berpikir, jika harga jualnya tinggi, bisa-bisa daging tidak laku dan akhirnya merugi,”sebutnya.

Sambung Suandi, stok daging sapi untuk wilayah Palembang di suplai dari Provinsi Lampung, dan beberapa hari belakangan sempat terhenti karena suplayer dari Lampung memilih memberikan stok daging kepada pedagang di Jawa, dengan alasan jarak, dan harga jual yang lebih tinggi dibandingkan Palembang.

“Tapi, alhamdulillah stok sapi dari Lampung sudah datang di RPH Gandus Palembang sesuai pesanan dari pemasok sapi di Palembang.  Jumat malam, RPH sudah kembali beraktivitas, jadi besok (hari ini) daging sapi sudah dijual pedagang di pasar-pasar tradisional,” bebernya.

Sementara itu, Kepala DP2K Palembang, Harrey Hadi, juga telah memastikan penjualan daging sapi di pasaran akan kembali normal. “Pagi tadi sudah ada sapinya, jadi besok daging sapi kembali normal di pasaran. Ada pasokan sebanyak 40 ekor sapi Australia dari lampung,” ungkapnya.

Harrey menghimbau, kepada para pedagang kembali untuk berjualan seperti biasanya, karena untuk stok daging sudah ada. Selain itu kata Harrey, harga jual jangan ada kenaikan. “Kami himbau kepada para pedagang untuk kembali berdagang, jangan sampai ada yang mogok-mogok lagi,” imbuhnya.

Harrey menambahakan, kepada konsumen daging sapi, jangan panik serta jangan membeli daging dalam jumlah yang besar. Karena apabila stok habis, otomatis harga jual akan tinggi. “Itu sudah menjadi hukum pasar, belilah daging seperlunya saja, jangan terlalu berlebihan, karena dampaknya harga akan naik tinggi,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster