Pejabat Bolos Jadi Contoh Buruk

 203 total views,  2 views today

Ilustrasi PNS

Ilustrasi

PAGARALAM KS-Sejauh ini, Pejabat Eselon II yang kerap membolos dapat menjadi contoh buruk bagi para staf di bawahnya. Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagaralam, Drs Safrudin MSi, Jumat (17/1).

Menurutnya dari hasil temuan tim inspeksi mendadak yang diketuai langsung oleh Sekda Kota Pagaralam belum lama ini, ditemukan tidak hanya oknum PNS kalangan staf saja yang melakukan indisipliner tidak masuk kantor tanpa keterangan, akan tetapi juga ditemukan pejabat eselon II ikut kedapatan tidak masuk kantor.

“Dari sebanyak 43 oknum PNS yang kedapatan tidak masuk kantor saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Dinas, Badan dan Kantor yang ada dalam beberapa kali kesempatan, ada satu pejabat eselon II ditemukan yang bolos tanpa keterangan,” kata Safrudin.

Lanjutnya, pejabat eselon seperti ini yang tidak patut dijadikan contoh. Khusus untuk pejabat eselon II indisipliner yang seharusnya menjadi contoh, tentunya akan diawasi ketat dan jika masih membandel akan dikenakan sanksi tegas.

“Upaya Sidak yang dilakukan ini juga guna meluruskan terjadinya kecenderungan peningkatan kasus indisipliner yang selama ini terkesan dibiarkan, tapi sekarang berpegang pada PP No.53 tahun 2010, pegawai indispliner dihukum,” terangnya.

Kendati demikian, keJadian ini bukan ada peningkatan, melainkan seharusnya ada keberanian moral dari pimpinan untuk menindak pegawainya yang indisipliner, bukan malah pimpinan yang menyalahi aturan memberikan contoh yang tidak baik. Selain itu juga harus diawali dengan pembentukan karakter.

“Kedepan, memang diperlukan banyak pelatihan bagi pegawai guna menggali potensi PNS, sehingga mampu bekerja sesuai dengan tupoksi dan setiap satker diharuskan menjalankan hasil analisis beban kerja,” tambahnya seraya berujar kedepan sidak terus dilakukan secara intensif dan dibentuk dalam lima tim inspeksi mendadak. Dimana, masing-masing tim yang terdiri dari Inspektorat, BKD, POL PP dan Bagian Hukum serta SKPD terkait lainnya, akan menyasar Sekolah, Dinas, Puskes dan Kelurahan hingga Kecamatan,” tegasnya.

Ditambahkan Safrudin, sidak juga dilakukan atas dasar adanya laporan dari masyarakat, banyak oknum PNS yang berkeliaran di pasar-pasar saat jam kerja tanpa alasan yang jelas, ada pula kantor yang cepat tutup.

 

TEKS:ANTONI STEFEN

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster