Oknum Anggota DPRD Dilaporkan ke Polda

 263 total views,  2 views today

Beberapa korban penipuan cpns saat melapor ked SPKT Polda Sumsel

Beberapa korban penipuan cpns saat melapor ked SPKT Polda Sumsel

PALEMBANG, KS –Meski kerap diperingatkan oleh berbagai pihak terkait aksi tipu-tipu oknum calo Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun masih saja ada yang menjadi korban penipuan penerimaan CPNS.

Tercatat, ada 33 korban penipuan penerimaan CPNS di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Palembang, yang mendatangi Sentral Pelayanan Kepolsian Terpadu (SPKT) Mapolda Sumsel, Jumat (17/1).

Ironisnya, diduga pelaku penipuan CPNS tersebut ialah oknum anggota DPRD Kota Palembang berinisial RM. Kerugian tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Para korban dijanjikan oleh  pelaku oknum anggota DPRD Kota Palembangbisa  masuk CPNS pada pembukaan CPNS Desember 2012. Setiap korban telah memberikan uang kepada terlapor Rp 100juta-Rp 150 juta,” kata penasehat hukum para korban, Usedep Panjaitan di Mapolda Sumsel.

Dilanjutkan Usedep, kejadian tersebut terjadi sejak 2011. Mulanya, ada seseorang bernama Ef, menawarkan bantuan kepada sejumlah warga yang akan masuk CPNS. Untuk meyakinkan calon korbanya, Ef membawa-bawa nama RM yang tercatat sebagai anggota DPRD Kota Palembang. Para korban pun diminta menyerahkan uang ratusan juta rupiah sebagai dana diterima jadi PNS.

“Namun, janji itu hingga saat ini tidak ada realisasinya. Terhitung, ada sebanyak 33 korban yang telah menjadi korban terlapor. Mereka merupakan warga Palembang, tapi ada  juga ada yang berdomisili dari Kabupaten Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI) dan Prbumulih,” kata Usedep.

Darwis, salah satu korban, mengatakan, dirinya mendapatkan informasi penerimaan CPNS dari Ef. Darwis mengenali Ef sebagai koordinator keamanan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palembang.

Oleh Ef, Darwis dikenalkan kepada RM. Karena yakin, Darwis lalu memberikan uang dan mengikuti tes CPNS. Namun, meski sudah memberikan uang, dirinya tidak lulus.

Kabid Humus Polda Sumsel, Kombes Pol R Djarod Padakova, membenarkan laporan tersebut. Pihaknya akan menindak lanjuti atas laporan tersebut.

“Memang beberapa dua bulan terakhir ini ada laporan yang masuk ke Polda Sumsel atas dugaan penipuan pendafataran CPNS. Terkait kasus kasus tersebut masih dalam proses penyeledikan dan pihak penyidik sedang mengumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi untuk mengungkapkan kasus tersebut,” kata Djarod.

Djarod menghimbau, masyarakat dalam pembukaan CPNS agar jangan mudah terpancing dengan janji oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia meminta masyarakat dapat mentaati serta mengikuti ketentuan dan persyaratan tahapan tahapan dalam seleksi tes.

“Jangan mudah terbujuk jika ada yang menawarkan dapat masuk dengan memberikan sejumlah uang. Apa lagi dalam mendaftar sebagai anggota kepolsian dalam pelaksaan seleksi Polri. Sekali lagi kita himbau kepada masyarakat jangan mudah percaya jika ada okum yang menjanjikan baik itu CPNS maupun pendaftaran Polri,” kata Djarod.

Terpisah, Ahmad Nopan selaku Ketua DPRD Kota Palembang, membenarkan RM tercatat sebagai anggota DPRD Kota palembang. Hingga saat ini, RM masih aktif sebagai anggota Komisi IV.

“Dia masih kerja dan menjalankan tugasnya seperti biasa. Saat ini, dia sedang mengajukan PAW,” kata Nopan.

Terkait laporan penipuan penerimaan CPNS, Nopan memang pernah mendengarnya. Namun, RM belum bisa diberhentikan dari pekerjaannya karena DPRD Kota Palembang harus menunggu perkembangan kasus yang melibatkan RM.

“Memang ada desas-desus perkara yang ia jalani. Namun, kita tidak bisa serta merta melakukan pemecatan karena harus menunggu perkembangan kasusnya dari aparat kepolisian,” kata Nopan.

Sementara itu, Arkoni selaku Ketua DPD Hanura Sumsel mengatakan, RM pernah tercatat sebagai anggota Partai Hanura Sumsel. Namun, karena tindak indisiplinernya di tubuh partai, RM dipecat dari keanggotaan Partai Hanura Desember 2013.

“Jadi, dia sekarang bukan lagi anggota Partai Hanura. Terkait laporan terhadap dirinya, saya tidak tahu menahu,” kata Arkoni.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster