Lima Kabupaten Terendam Banjir

 184 total views,  2 views today

Genangan Banjir | Bagus Park

Genangan Banjir | Bagus Park

* Sumsel Siaga Banjir

PALEMBANG, KS-Hujan deras yang mengguyur Sumatera Selatan (Sumsel), dalam satu pekan terakhir menyebabkan sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel kini terendam banjir. Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos), saat ini sudah ada lima kabupaten yang daerahnya terendam banjir.

Lima kabupaten tersebut menurut Koordinator Tagana Sumsel, Sumarwan adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Muaraenim dan Musi Rawas Utara (Muratara).

Yang terparah menurut Sumarwan, banjir yang terjadi di Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten OI. Di kecamatan tersebut, debet air ketinggiannya antara satu sampai dua meter. “Debet air sudah semakin tinggi, berdasarkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, diprediksi hal ini masih akan berlangsung selama Januari,” kata Sumarwan ketika dibincangi, Jumat (17/1).

Ia merincikan, banjir yang terjadi di Kabupaten OI yang terdata baru Kecamatan Muara Kuang. Sementara di Kabupaten OKI, ada empat kecamatan yang terendam banjir. Di Muaraenim sebanyak tujuh kecamatan dan di Kabupaten Muratara ada tiga kecamatan.

Untuk bantuan menurutnya, Tagana bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), siap menyalurkan berbagai bantuan seperti beras, mie instan dan lain sebagainya.

“Berapa banyak bantuan yang diberikan, kita lihat kondisi di lapangannya. Contohnya, di Muratara kita kirim sebanyak tiga ton beras, empat ribu bungkus mie instan, 200 paket makanan siap saji, terpal, selimut dan tenda darutat sebanyak 200 lembar,” ucapnya.

Untuk ketersedian berasnya, menurutnya Sumsel masih memiliki stok yang cukup. Pemerintah daerah sambungnya, bisa menggunakan cadangan beras di daerah masing-masing jika memang terjadi peristiwa luar biasa. Saat ini, cadangan beras di sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel rata-rata mencapai 100 ton.

Sementara itu Kepala Dinsos Sumsel, Apriadi menyebut, pemprov menjamin ketersedian bantuan bahan pokok serta pakaian untuk korban bencana. Bantuan itu tegasnya, siap didistribusikan sewaktu-waktu.

Menurutnya, saat ini Dinsos terus melakukan pemantauan serta menerima laporan secara berkala mengenai kondisi ketinggian air yang terjadi merata di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. “Kita sudah mendistribusikan bantuan banjir ini, ke Kabupaten Muarenim dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),” ujarnya, kemarin.

Dinsos sambungnya, juga sudah memetakan daerah-daerah yang berpotensi terendam banjir. Diantaranya di Kabupaten Muratara, Kecamatan Muara Kuang Kabupaten OI, serta Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Muba.  “Meski berpotensi namun statusnya masih normal, dan bisa ditanggulangi,” tegasnya.

Untuk cadangan beras pun, ia mengaku masih memiliki stok yang cukup. Pemprov Sumsel memiliki cadangan beras sebanyak 200 ton, dibantu persediaan cadangan di masing masing kabupaten/kota sebanyak 100 ton. “Cadangan kita aman,” imbuhnya.

Selain logistik lanjutnya, Dinsos juga menyiapkan dapur umum, pemberian bimbingan psikologikal bagi anak-anak korban bencana banjir serta posko kesehatan. “Kita sudah menyiagakan tim Tagana di seluruh kabupaten/kota. Untuk Dinsos sendiri, sebanyak 958 orang dibawah Dinsos juga tetap disiagakan,” bebernya.

Terkait sejumlah daerah yang terendam di Kota Palembang, Apriadi mengakui masih melakukan inventarisasi. “Wali Kota Palembang, Romi Herton juga sudah turun ke sejumlah lokasi,” tukasnya.

 

TEKS               : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster